JABAR EKSPRES – Program pemberantasan buta huruf Al-Qur’an terus digalakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung di berbagai wilayah, termasuk di Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.
Lewat Gerakan Utama Mengaji, warga dari berbagai usia berkesempatan untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan bimbingan yang sistematis.
Tak hanya sekadar belajar membaca, program ini juga memperkenalkan pemahaman tentang tajwid dan tahfidz. Metode pengajaran yang diterapkan diklaim ramah bagi semua kalangan, termasuk mereka yang baru memulai dari tahap dasar.
Baca Juga:Dukungan Penuh BNI Bawa Pasangan Ganda Putra Indonesia Tembus Final All England ke-8 Berturut-turutSiap Hadapi Arus Mudik Lebaran, Ratusan Petugas Dishub Bandung Barat Disiagakan
Kendala tetap ada. Waktu menjadi tantangan bagi peserta yang memiliki pekerjaan, sehingga tidak semua dapat hadir setiap hari. Meski begitu, program ini tetap berjalan dengan dukungan berbagai pihak.
“Kami ingin mereka menikmati proses belajar dan merasa senang saat mengaji. Itu yang membuat mereka tetap semangat,” tandas Udin.
Dengan adanya program tersebut, diharapkan semakin banyak warga yang mendapatkan akses untuk belajar membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. “Al-Qur’an adalah petunjuk hidup, dan membacanya dengan benar adalah ibadah,” ungkapnya.
Selain itu, Erwin memastikan bahwa Pemkot Bandung akan terus mendukung inisiatif serupa guna meningkatkan literasi keagamaan di berbagai wilayah.
