Jukir di Minimarket Cimaung Dikeroyok hingga Tewas, Polisi Buru Pelaku

Sekelompok orang melakukan pengeroyokan terhadap juru parkir (Jukir) di salah satu minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga tewas pada Minggu (16/3) sore. Foto tangkapan layar video
Sekelompok orang melakukan pengeroyokan terhadap juru parkir (Jukir) di salah satu minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, hingga tewas pada Minggu (16/3) sore. Foto tangkapan layar video
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Seorang juru parkir (Jukir) di salah satu minimarket di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung dikeroyok sejumlah orang pada Minggu (16/3) sore.

Dalam video yang beredar di media sosial, para pelaku melancarkan aksinya secara membabi buta kepada korban dengan menggunakan berbagai benda, baik tumpul maupun tajam.

Korban tak berdaya hingga tergeletak serta berlumuran darah di dalam minimarket beserta barang-barang yang berserakan.

Baca Juga:Kabupaten Bandung Dilanda Banjir dan Longsor, 10 Kecamatan TerdampakDPD P3RSI ( Persatuan Perhimpunan Penghuni Rumah Susun Indonesia ) Jawa Barat Periode 2025-2028 Resmi Dilantik

Koban berinisial RS (24) akhirnya meninggal dunia sebelum dibawa ke rumah sakit untuk perawatan.

Kasat Reskrim Polresta Bandung, Kompol Luthfi Olot Gigantara membenarkan adanya peristiwa itu.

“Kami dari Polresta Bandung dan Polsek Cimaung telah melaksanakan olah TKP terkait dengan kejadian yang terjadi jelang berbuka puasa yang terjadi di wilayah Cimaung,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (17/3/2025).

Luthfi menjelaskan atas kejadian tersebut korban pun meninggal dunia sebelum dibawa ke klinik terdekat.

“Iya mengakibatkan korban meninggal dunia. Jadi Menurut informasi baik yang ada di TKP, korban sudah lemas ketika di bawa dan dilaksanakan pertolongan pertama dari TKP menuju klinik yang berada di daerah Cimaung,” jelasnya.

Disisi lain hasil dari olah TKP, pihaknya saat ini sudah berhasil mengidentifikasi para pelaku dan melakukan pengejaran.

“Sudah kami identifikasi para pelaku dan saat ini sedang kami lakukan pengejaran,” ungkapnya.

Baca Juga:Sungai Cimande Kembali Merendam 4 Desa di Cimanggung Sumedang, Warga: Tak Butuh Perhatian Pemerintah, Tapi Solusi NyataPetugas Patwal yang Viral di Jalur Puncak Diberhentikan Sementara dari Tugas

Terkait motif para pelaku melakukan penganiayaan, Luthfi mengatakan jika saat ini pihaknya masih melakukan proses penyelidikan.

Sedangkan untuk korban saat ini sudah dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk dilakukan otopsi.

0 Komentar