Penipuan Aplikasi WPONE terungkap, Ternyata Hadiah Mobil Bermasalah

Penipuan Aplikasi WPONE yang menjanjikan hasiah Mobil.
Penipuan Aplikasi WPONE yang menjanjikan hasiah Mobil.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Aplikasi WPONE yang sempat menggegerkan anggotanya karena memberikan hadiah besar berupa mobil bagi anggota yang memberikan deposit Rp100 Juta, diduga bermasalah dan dijadikan modus penipuan baru.

Hadiah Mobil yang dijanjikan tidak diberikan secara cuma-cuma, Aplikasi WPONE hanya membayarkan uang muka atau DPnya saja. Sedangkan angsuran perbulan masih harus dibayar oleh anggota sebagai penerimannya.

Sementara foto penyerahan mobilnya sudah beredar luas di media sosial.

Hal ini terungkap berkat unggahan dari salah satu netizen yang membagikan tangkapan layar, foto bukti tanda jadi pembelian Mobil dari dealer Kalla.

Baca Juga:KAI Properti Lakukan Peningkatan dan Pengembangan Stasiun Tanah AbangHukum Tukar Uang Baru dengan Pengurangan atau Penambahan Menurut Islam

Dalam unggahan tersebut, akun Facebook bernama @syahril Acos tersebut juga menuliskan beberapa kalimat penjelasan dari foto yang dibagikannya.

“INFO TERBARU !!!
Hati-hati hadiah mobil Wpone, ini baru SPK/Tanda Jadi. Di Kalla Toyota tanda jadi keep unit Mobil itu hanya 5 juta. Jadi nanti pelunasannya silahkan anda sendiri yg berurusan dengan dealer toyota kalla. Karna wpone pasti tidak mau lunasi. ” Tulisnya.

Dari unggahan ini terungkap bahwa Aplikasi WPONE hanya memberikan DP sebesar 5 Juta dari total harga pembelian mobil berjenis Avanza dengan harga total Rp291.706.000 tersebut.

Dengan demikian, jika mobil ini dijadikan sebagai hadiah bagi member yang deposit Rp100 juta, maka aplikasi hanya mengeluarkan uang Rp5 Juta saja sehingga masih untung Rp95 juta.

“Depo 100jt , Spk mobil 5jt . Wpone untung 95jt.
Hancur Bola-bola . #sessajaki 😃,” ujar akun tersebut dengan nada sedikit mengejek.

Hal ini menjadi salah satu bukti lagi bahwa aplikasi WPONE ini benar-benar terbukti sebagai penipuan,. Bisa juga even promo yang digelar tersebut hanya sebagai pengalihan isu karena banyak membernya yang khawatir aplikasi ini benar-benar scam setelah tanggal 14 Maret besok.

0 Komentar