JABAR EKSPRES – Suasana duka mendalam menyelimuti keluarga di Cihaurbeuti, Ciamis, setelah jenazah putri mereka, berinisial I (23), tiba di rumah dengan luka-luka yang misterius.
I adalah korban dari dugaan sebuah pembunuhan yang kejam, yang berawal dari cekcok di kamar kos di Kecamatan Coblong, Bandung.
Tiga orang perempuan yang diduga pelaku, termasuk otak dari kejahatan ini berinisial M, telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah upaya mereka untuk mengelabui keluarga korban berujung pada tragedi yang memilukan.
Baca Juga:TPA Sarimukti Longsor Tak Ganggu Layanan Pembuangan Sampah di Zona 3Kemensos Salurkan Bantuan Logistik Rp249 Juta untuk Korban Banjir di Dayeuhkolot Bandung
Kronologi kelam ini terkuak ketika jenazah I tiba di rumah keluarganya pada hari Minggu (9/3), saat keluarga bersiap untuk memandikan jenazah, mereka dikejutkan oleh adanya luka tusuk yang terdapat di tubuhnya. Kecurigaan pun mulai muncul.
“Keluarga langsung mendesak ketiga pelaku yang mengantar jenazah untuk memberikan penjelasan. Situasi sempat memanas dan warga pun berkerumun,” jelas Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Carsono saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Minggu (9/3/2025).
Menurut hasil penyelidikan, tragedi ini bermula pada malam Jumat, 7 Maret 2025. M, merupakan teman I, terlibat cekcok dengan korban di kamar kos. Dalam keadaan emosi yang memuncak, M menghunus pisau dan menusuk tubuh I.
“Ia mengklaim bahwa korban adalah korban begal saat dibawa ke rumah sakit, padahal itu adalah upaya untuk menutupi kejahatannya,” tambah Carsono.
Enam jam setelah insiden tersebut, I menghembuskan napas terakhirnya di rumah sakit. Namun, alih-alih bersikap jujur, M dan dua rekannya justru membawa jenazah I kembali ke kelurga korban di Cihaurbeuti Kabupaten Ciamis.
“Mereka mungkin berusaha mengubur bukti, tetapi justru terjebak oleh kewaspadaan keluarga korban,” ungkap Carsono.
Polisi pun bergerak cepat setelah menerima laporan. Personel Polsek Cihaurbeuti segera mengamankan ketiga pelaku di lokasi rumah korban.
Baca Juga:Daerah Babelan Bekasi Tak Dapat Makan Bergizi Gratis, Prabowo Langsung Hubungi Kepala Badang GiziPersib Waspadai Kebangkitan Semen Padang, Bojan Hodak: Kami Akan Beri yang Terbaik
Meskipun lokasi kejadian pembunuhan berada di Bandung, koordinasi antar-jajaran kepolisian memungkinkan proses hukum untuk tetap berjalan.
“Saat ini, para pelaku ditahan di Polres Ciamis, sementara berkas kasus telah dilimpahkan ke Polrestabes Bandung sesuai dengan yurisdiksi lokasi kejadian,” jelas Carsono. (CEP)
