Sinergi Foundation Bentuk Dua Entitas Baru sebagai Ikhtiar Maksimalkan Pengelolaan Dana Umat

Pengurus Yayasan Semai Sinergi Umat - Sinergi Foundation, Ima Rachmalia, saat acara jumpa pers, di Gedung Wakaf, Kota Bandung, Senin, (3/3/2025).
Pengurus Yayasan Semai Sinergi Umat - Sinergi Foundation, Ima Rachmalia, saat acara jumpa pers, di Gedung Wakaf, Kota Bandung, Senin, (3/3/2025).
0 Komentar

“Ini semakin memperjelas adanya perbedaan tugas dan prinsip pengelolaan yang seharusnya diterapkan oleh lembaga zakat dan lembaga wakaf,” tambahnya.

Dari sisi pengelolaan keuangan, lembaga zakat dan lembaga wakaf juga terikat oleh dua standar akuntansi yang berbeda dalam hal pembuatan laporan keuangan.

Lembaga zakat seharusnya mengikuti Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 109 yang mengatur akuntansi zakat, infak, dan sedekah. Sedangkan lembaga wakaf berpedoman pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 112 yang mengatur pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan transaksi wakaf.

Baca Juga:Apakah Menelan Ludah Bisa Membatalkan Puasa?Jam Berapa Magrib Hari ini? Cek Jadwal Lengkap Imsakiyah 10 Hari Pertama Ramadhan tahun 2025

Seluruh pertimbangan panjang berdasarkan hal-hal di atas kemudian bermuara pada keputusan untuk melahirkan dua entitas baru yang masing-masing bertanggung jawab dalam pengelolaan dana zakat dan wakaf secara terpisah.

“Selain sebagai bentuk kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, keputusan ini juga diambil untuk memaksimalkan pengelolaan dana umat dan menjaga amanah dari masyarakat,” tegas Ima.

Sinergi Amil Zakat (SAZ) akan berperan sebagai lembaga yang khusus menghimpun dana zakat, infak-sedekah dan dana sosial kebajikan lainnya untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat melalui program sosial pemberdayaan.

Sementara Sinergi Nazhir Wakaf (SINAWA), berperan sebagai lembaga yang khusus menghimpun dana wakaf, infak-wakaf beserta turunannya untuk dikelola dan disalurkan kepada masyarakat melalui program wakaf produktif dan wakaf sosial untuk kemaslahatan umat.

Ke depannya, masing-masing entitas akan berjalan mengemban rencana dan target masing-masing.

Direktur SAZ, Waeli Mohdan, menargetkan SAZ untuk dapat menyajikan tata kelola yang lebih baik sehingga menumbuhkan kepercayaan yang lebih besar dari masyarakat.

“SAZ ditargetkan untuk menghadirkan program-program sosial pemberdayaan yang lebih berdampak dan tepat sasaran,” kata Waeli.

Baca Juga:Deretan Drama Korea Tayang Maret 2025, Ada IU dan Park Bogum Hingga Lee Dong WookAplikasi WPONE Kalbar Masih Gencar Promosi Padahal Diduga Sudah SCAM

Target yang ditetapkan untuk SINAWA, sebagaimana dikemukakan oleh Manajer Fundraising Wakaf Nurodin, adalah menjadi nazhir yang mampu menghadirkan inovasi pengelolaan aset wakaf di Indonesia dan memperluas kebermanfaatan wakaf melalui program Firdaus Memorial Park, pengelolaan dan pengembangan wakaf produktif, dan program-program lainnya.

“Ini dimaksudkan untuk menumbuhkan literasi wakaf di masyarakat dan menampilkan wakaf sebagai solusi dari permasalahan-permasalahan umat”, ujar Nurodin.

0 Komentar