JABAR EKSRES – Jembatan Sasak Geulis atau Jembatan Dayeuhkolot yang menghubungkan wilayah Kabupaten Bandung dan Kota Bandung, rencananya mulai diperbaiki pada Jumat (21/8/2026).
Meski demikian, hingga Kamis siang, arus lalu lintas di sekitar jembatan masih berjalan normal. Sepeda motor, mobil, hingga truk berukuran besar masih dapat melintas.
Camat Dayeuhkolot Asep Suryadi mengatakan, perbaikan jembatan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun, pihak kecamatan belum mengetahui secara rinci terkait anggaran maupun tahapan pekerjaan.
Baca Juga:Kemarau Belum Usai, Tagana Terus Pasok Air Bersih untuk Warga TasikmalayaLeuwikeris Disiapkan Jadi Destinasi Agrowisata, Infrastruktur Didorong Beri Nilai Tambah Ekonomi
“Jadi sebenarnya itu dari provinsi. Saya belum tahu detailnya seperti apa, mulai dari anggaran lalu juga tahapan-tahapannya. Tapi berdasarkan surat yang kami terima, jembatan memang akan segera diperbaiki,” kata Asep, Kamis (20/8/2026).
Asep menyebut berdasarkan pemberitahuan yang diterima, pekerjaan perbaikan dijadwalkan mulai Jumat (21/8). Adapun bagian yang menjadi fokus perbaikan yakni jembatan Bailey.
“Yang diperbaiki itu yang bagian jembatan Baileynya,” ujarnya.
Sementara itu, sejumlah bangunan di sekitar sisi jembatan juga terlihat dibongkar. Asep menjelaskan, sebagian bangunan tersebut merupakan bangunan yang dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya, sementara sebagian lainnya berkaitan dengan pembebasan lahan.
“Memang ada beberapa bangunan yang dibongkar juga oleh masyarakat itu sendiri. Sedangkan ada juga yang merupakan pemilikan tanah, ada pembebasan lahan juga. Tapi mayoritas bangunan di sana ada yang dibongkar sama pemiliknya sendiri,” tuturnya.
Terkait akses kendaraan selama pekerjaan berlangsung, Asep mengatakan berdasarkan pembahasan awal, jembatan utama yang sebelumnya telah diperbaiki akan digunakan untuk dua arah atau dua jalur hingga proses perbaikan selesai.
“Berdasarkan pembahasan awal, jembatan utama yang sebelumnya sudah diperbaiki itu akan dua jalur, jadi dua arah sampai perbaikan selesai. Tapi mengenai teknis lainnya masih belum tahu seperti apa,” katanya.
Asep mengakui perbaikan Jembatan Sasak Geulis telah lama dinantikan masyarakat. Namun, pekerjaan tersebut diperkirakan akan berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Baca Juga:Dua Hari Berturut-turut, Api Sambar Rumah Warga dan Lahan Sampah di TasikmalayaHari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
Ia pun mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas, terutama terkait pengaturan lalu lintas dan penggunaan jalur alternatif selama proses perbaikan.
