JABAR EKSPRES – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bandung menyiapkan delapan program santunan khusus selama bulan Ramadan tahun ini. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini penyaluran dilakukan secara merata ke seluruh wilayah Kota Bandung tanpa melalui mekanisme pengajuan.
Sekretaris Pimpinan Baznas Kota Bandung, Zainuddin, menjelaskan bahwa fokus utama program tahun ini adalah bantuan bagi petugas honorer di lingkungan pemerintahan.
“Paling fokus adalah bantuan bagi petugas honorer seperti Gober (Petugas Kebersihan), Linmas, serta masyarakat yang berperan di bulan Ramadan seperti marbot masjid dan dai,” ujar Zainuddin di ruang kerjanya kepada Jabar Ekspres, baru-baru ini.
Baca Juga:Program Prioritas 100 Hari Kerja Jeje Ritchie dan Asep Ismail, Fokus Melayani MasyarakatHadirkan Yana Mulyana, Jaksa KPK Bongkar Setoran Dinas ke Sekda dalam Kasus Korupsi Bandung Smart City
Selain itu, Baznas juga menyalurkan santunan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Program ini telah berjalan sejak 1 Ramadan dan akan terus berlangsung hingga akhir bulan puasa dengan pola distribusi langsung ke tiap kecamatan.
“Kami akan berkeliling tiap kecamatan untuk penyaluran hingga akhir Ramadan. Karena kami adalah lembaga pemerintah, maka kami akan menyalurkannya bersama wali kota,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Zainuddin mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah Ramadan dengan berbagi kepada sesama.
Ia juga menekankan pentingnya menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar dana yang dititipkan benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Dengan program tersebut, Baznas Kota Bandung berharap dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan, sekaligus memperkuat semangat kepedulian sosial di bulan suci.
“Bulan Ramadan disebut Nabi lebih lembut daripada angin yang bertiup. Ini adalah bulan berbagi, maka kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen ini dengan optimal,” tuturnya.
