Kedua, al-Quran diturunkan pada bulan mulia ini. Al-Quran adalah petunjuk hidup bagi seluruh manusia agar berjalan di atas jalan kebenaran dan keselamatan. Betapa rusaknya jika manusia berjalan di atas jalan kegelapan. Karena itu Allah SWT menurunkan al-Quran sebagai petunjuk hidup agar manusia selamat di dunia dan bahagia di akhirat. Karena itu seorang Mukmin wajib mensyukuri kehadiran Bulan Ramadhan ini. Allah SWT berfirman:
شَهۡرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِيٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلۡقُرۡءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلۡهُدَىٰ وَٱلۡفُرۡقَانِۚ
Ramadhan adalah bulan yang di dalamnya diturunkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang haq dan yang batil) (TQS al-Baqarah [2]: 185).
Ketiga, pahala kebaikan pada Bulan Ramadhan dilipatgandakan. Ini seharusnya memicu kaum Muslim untuk menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT. Selama Ramadhan hendaknya kaum Muslim benar-benar memanfaatkan setiap detik, menit, jam dan harinya untuk memperbanyak ragam ibadah dan ketaatan.
Baca Juga:LINK DANA KAGET Spesial Ramadhan Berbagi Hingga Rp250.000 Khusus Untuk Hari iniAnggota Aplikasi WPONE Mengaku Masih Terima Bonus 62 Juta, Benarkah Bisa di-WD?
Pelipatgandaan pahala akan memberikan motivasi bagi seorang Muslim untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ibadah shalat, membaca dan memahami al-Quran, melantunkan zikir dan doa kepada Allah. Ramadhan juga semestinya diisi dengan amal-amal shalih yang berdimensi sosial, seperti sedekah kepada kaum dhuafa, memberikan makan untuk berbuka puasa kepada fakir miskin, menjalin ukhuwah islamiyah, berdakwah dan melakukan amar makruf nahi mungkar, memperbanyak silaturahmi, dll.
Keempat, di dalam Bulan Ramadhan ada Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Kapan Lailatul Qadar terjadi hanya Allah SWT yang tahu. Hal ini seharusnya semakin menambah semangat kaum Muslim untuk bisa meraih keutamaan Lailatul Qadar ini dengan memperbanyak ibadah, khususnya pada malam-malam sepuluh hari akhir Ramadhan. Yang lebih istimewa lagi, pada saat Lailatul Qadar inilah Allah SWT menurunkan al-Quran, sebagaimana firman-Nya:
إِنَّآ أَنزَلۡنَٰهُ فِي لَيۡلَةِ ٱلۡقَدۡرِ . وَمَآ أَدۡرَىٰكَ مَا لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ . لَيۡلَةُ ٱلۡقَدۡرِ خَيۡرٌ مِّنۡ أَلۡفِ شَهۡرٍ
Sungguh Kami telah menurunkan al-Quran pada saat Lailatul Qadar. Tahukah engkau, apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik dari seribu bulan (TQS al-Qadar [97]: 1-3).
Kelima, Bulan Suci Ramadhan bisa menjadi wasilah penghapusan dosa manusia sekaligus menjadi perisai mereka dari siksa api neraka. Tentu jika puasa Ramadhan mereka jalankan dengan penuh keikhlasan dan sesuai dengan tuntunan syariah. Rasul saw. bersabda:
