JABAR EKSPRES – Berdasarkan laporan yang dihimpun Sekda Jabar Herman Suryatman, ada ratusan sekolah di Jawa Barat nekat lakukan study tour meski sudah ada larangan.
Herman menuturkan, dari laporan masuk terakhir tercatat ada 111 SMA dan 22 SMK yang tetap melaksanakan study tour.
“Kami dalami apakah sekedar melanggar surat edaran, atau sampai ada pelanggaran aturan lainnya,” bebernya.
Baca Juga:Soal Pertamax Oplosan, Pemerintah Sebut BBM yang Beredar Sudah Melalui PengawasanDemi Tingkatkan Ekonomi, Kemendes Siap Ciptakan Ribuan Desa Ekspor
Pelanggaran itu akan dikategorikan, mulai dari pelanggaran ringan, sedang maupun berat.
“Ini Cianjur sedang kami dalami, Kalau memang ada dugaan pelanggaran berat maka akan PDTT,” cetusnya.
Sehingga masyarakat maupun pelajar tak perlu khawatir. “Kalau kepala sekolah yang dinonaktifkan kan tetap ditunjuh Plh, kami jamin layanan pendidikan tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.(son)
