JABAR EKSPRES – Wakil Wali Kota Cimahi, Adithia Yudhistira, meluncurkan konsep “Clipper” sebagai metode baru untuk memberdayakan Karang Taruna di Kota Cimahi, khususnya dalam memanfaatkan media sosial untuk penyebaran informasi.
Program ini diharapkan menjadi kontribusi dari Pemerintah Kota Cimahi dalam memberdayakan kaum muda, dengan fokus pada distribusi informasi yang efektif melalui platform media sosial.
Pernyataan tersebut disampaikan Adithia setelah membuka Forum Perangkat Daerah (FPD) Diskominfo Cimahi di Aula A Pemkot Cimahi, pada Selasa (25/2/2025).
Baca Juga:Realme C75x Siap Diluncurkan di Indonesia, Hadir dengan Ketahanan Air dan Benturan Terbaik di Kelasnya!Resmi Diluncurkan di Indonesia! Vivo Y29 Jadi Ponsel Ramah Kantong?
“Program Clipper ini nantinya akan melibatkan Karang Taruna yang akan mencoba untuk aktif di media sosial sebagai Clipper,” kata Adithia saat ditemui wartawan di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa para Clipper akan bertugas untuk me-repost atau membagikan informasi dari akun media sosial resmi pemerintah ke akun pribadi mereka. Dengan begitu, mereka dapat berperan dalam menyebarluaskan informasi penting ke masyarakat secara lebih luas.
BACA JUGA: Tinjau Langsung Jalan Andesit Alun-Alun, Wakil Wali Kota Cimahi Bakal Perketat Regulasi
“Harapannya, ini bisa menjadi tambahan manfaat bagi teman-teman Karang Taruna di Cimahi,” ujar Adithia.
Adithia juga menambahkan bahwa konsep ini akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan Kepala Diskominfo Cimahi sebelum dilaksanakan. Secara garis besar, metode Clipper telah dipaparkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk dapat diterapkan sesuai dengan kesepakatan.
“Misalnya, satu kali posting bisa menjangkau 5 ribu orang, ini lebih efisien daripada menggunakan jasa buzzer,” ujarnya.
Ia juga menilai bahwa program ini bisa menjadi alternatif bagi masyarakat Cimahi untuk terlibat dalam penyebaran informasi, terutama menjelang Pilkada 2024, tanpa perlu bergantung pada buzzer luar kota.
Baca Juga:Pria di Bandung Dikeroyok Orang Tidak Dikenal, Polisi Selidiki CCTVBupati Bogor Percepat Pencairan BHPRD untuk Seluruh Desa, Total Rp279 Miliar
“Nantinya, akan terbentuk komunitas Clipper di Cimahi yang akan dibina oleh Diskominfo Cimahi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Cimahi, Hendra Gunawan, menekankan pentingnya peran Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dalam menangkal hoaks.
“KIM berfungsi sebagai jembatan informasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya KIM, informasi publik dapat tersampaikan dengan baik, serta membantu menangkal berita hoaks terkait pemerintahan,” jelas Hendra.
