JABAR EKSPRES – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) tengah menyiapkan aplikasi Quick Respon.
Aplikasi Quick Respon dirancang untuk menyerap keluhan atau aspirasi masyarakat Bandung Barat secara langsung melalui WhatsApp.
Kabid Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfotik KBB, Kurnaefi mengaku, aplikasi telah disiapkan. Dalam prosesnya tinggal menunggu arahan dari Bupati Bandung Barat, Jeje Richie Ismail.
Baca Juga:KPU Kabupaten Tasikmalaya Tunggu Regulasi untuk Pelaksanaan Pilkada Ulang4 Hari Jelang Ramadan, Harga Bapok di Bandung Barat Naik Signifikan
“Aplikasi Quick Respon masih dalam proses dan menunggu arahan dari pimpinan,” katanya, Selasa, 25 Februari 2025.
Menurutnya, aplikasi tersebut nantinya bakal terintegrasi dengan Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) Lapor dari pemerintah pusat.
“Jadi memungkinkan komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah daerah,” katanya.
“Dengan sistem ini, setiap laporan masyarakat akan diteruskan ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera ditindaklanjuti,” sambungnya.
Ia menambahkan, sejauh ini pihaknya sedang menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) agar setiap aduan dapat dimonitoring oleh admin dan diteruskan ke dinas terkait sesuai bidangnya.
“Misalnya, jika keluhan berkaitan dengan kependudukan, maka akan diteruskan ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Intinya, Pemkab Bandung Barat ingin memberikan respons cepat terhadap berbagai persoalan warga,” katanya.
“Aplikasi ini akan mencantumkan nomor WhatsApp resmi, sehingga masyarakat bisa langsung menghubungi dan mendapatkan respons cepat,” imbuhnya.
Baca Juga:Duh! Kades Bogor Touring Pakai Motor Operasional Desa, Ini Kata APDESIKirmir Jebol di Pasar Ancol, Pedagang Terdampak Menanti Perbaikan
Ia berharap, dengan adanya aplikasi quick respon tersebut dapat membantu masyarakat dalam menyampaikan keluhan dan OPD yang bersangkutan dapat menindaklanjuti dengan cepat.
“Diharapkan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih efisien dan transparan. Pemkab Bandung Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dengan memanfaatkan teknologi digital,” tandasnya. (Wit)
