JABAR EKSPRES – Jalur Nasional Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di wilayah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung tengah jadi perhatian publik. Pasalnya, kawasan tersebut sangat berdebu akibat proyek pembangunan.
Kendaraan pengangkut pasir hingga bebatuan yang hilir-mudik ke lokasi proyek, membuat ruas Jalan Raya Bandung-Garut menjadi sangat berdebu, karena material tanah yang terbawa truk banyak berjatuhan.
Seorang pengendara motor, Vikram (36) mengatakan, kondisi jalan yang berdebu akibat proyek pembangunan itu, sangat mengganggu karena membuat mata perih dan pernafasan pun sesak.
Baca Juga:Heboh! Konsumen Perumahan Bukit Cikereteg Indah Siap Gugat Pengembang32,2 Persen Anak Usia 16-18 Tahun di Kota Banjar Tidak Bersekolah, APS Turun Signifikan
“Truk berjajar mengantre masuk ke area proyek, itu berjajar di bahu jalan bisa sampai 8 atau 10 truk. Belum lagi kalau jam sibuk atau jam bubaran pabrik, jadinya makin macet karena jalur menyempit, truk berjajar parkir di bahu jalan,” ujarnya.
Menurut Vikram, aktivitas pembangunan seharusnya tidak merugikan pengendara dan warga sekitar. Akan tetapi, alih-alih dengan sengaja membersihkan jalan akibat banyak tanah dari truk proyek yang berjatuhan, justru dibiarkan mengering hingga debunya beterbangan.
Dia mengungkapkan, akibat tidak dibersihkan langsung dan rutin oleh pihak pelaksana proyek, tanah yang mengering hingga debunya beterbangan itu menjadi lumpur dan jalanan pun licin setiap hujan mengguyur.
