‘’kenapa emang harus ada janji dulu?, Kan saya sudah bawa surat tugas,” jawab saksi Orin seraya menirukan percakapan petugas Kejati itu.
Orin kemudian meminta menunggu dan langsung bergegas untuk melakukan konfirmasi ke bagian official. Akan tetapi ketika kembali lagi, Orin melihat rekannya Diki sedang difiting.
Orin kemudian kembali lagi ke front office, namun dari belakang diikuti oleh beberapa petugas Kejati.
Baca Juga:Kantor Asuransi Jasa Raharja Bandung di Geledah KPK!Pendapatan Parkir Kabupaten Bandung Masih Seret, BPK Berikan Catatan Penggunaan Tapping Box
“Saya menoleh ke belakang sudah ada beberapa orang yang mengikuti saya,” ungkapanya
Sementara itu, Saksi Nina dan Fuji yang merupakan staf keuangan mengaku, melihat Kejati langsung lakukan penggeledahan di ruang official termasuk keuangan.
‘’Saya lihat ada beberapa orang yang masuk ke office, lalu tiba-tiba mengambil dokumen,”ujarnya.
Idris kemudian menanyak perihal dokumen yang diambil tersebut. Tapi Orin menjawab, tidak mengetahuinya.
Sementara saksi Fuji mengaku, ketika penggeledahan petugas kejati sempat menanyakan dokumen bagi hasil. Namun Fuji tidak mengetahui dimana dokumen itu disimpan.
“Mereka menanyakan dokumen bagi hasil dan saya jawab tidak tahu, karena di ruangan itu bukan saya,” cetus Fuji.
‘’Kemudian petugas mengambil beberapa berkas dokumen termasuk hardisk yang banyak berisi file data,’’ tambah Fuji lagi. (san/yan).
