JABAR EKSPRES – Bulog Cabang Bandung mulai menyiapkan strategi penyerapan Gabah Beras 2025 untuk memastikan ketersediaan stok nasional dan stabilitas harga. Hal ini diungkapkan Wakil Pemimpin Kantor Cabang Bulog Bandung, Ratih Rachmawati.
Dirinya mengatakan bahwa petunjuk teknis dan peraturan sudah diterima, dan pihaknya tengah berkoordinasi dengan dinas terkait serta mitra di lapangan.
“Kami didampingi oleh LO atau KLO dalam penyerapan gabah beras. Selain itu, kami telah menyiapkan tiga posko di gudang serta satu posko di cabang, lengkap dengan nomor kontak yang bisa dihubungi,” kata Ratih kepada Jabar Ekspres, Kamis (6/2).
Baca Juga:Ketua DPRD Bogor Akan Serahkan Berkas Hasil Paripurna Penetapan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih ke Pemprov Jabar Besok6 Aset Kebun Bintang Bandung Disita, Kuasa Hukum Yayasan Margasatwa sebut Kejati Jabar Keliru!
Harga tersebut, kata Ratih, menjadi acuan bagi Bulog dalam melakukan pembelian gabah dari petani agar mereka tetap mendapatkan keuntungan yang layak.
“Kami akan menyerap gabah dengan harga sesuai ketetapan pemerintah jika kualitasnya memenuhi standar. Ini bertujuan agar harga jual petani tetap stabil dan tidak jatuh terlalu rendah,” katanya.
Saat ini, Bulog masih menunggu momentum panen di sejumlah wilayah. Bersama Dinas Pertanian, Bulog akan memetakan titik-titik panen skala kecil. “Kami juga terus memantau pergerakan harga di pasar dan menyiapkan langkah intervensi jika harga turun di bawah ketetapan pemerintah,” tambahnya.
Sementara itu, stok CBP dilaporkan masih mencukupi. “Stok aman untuk Ramadan dan Idul Fitri. Kami juga siap mendukung kebijakan pemerintah dalam membentuk buffer stok,” katanya. (Zar)
