Anggota Komisi V DPRD Jabar Sebut Kebijakan Disdik Tak Bijak, Berpotensi Timbulkan Ketidakadilan Baru

Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti isu tentang pengambilan ijazah yang diminta Disdik Jabar untuk segera diserahkan oleh sekolah kepada orangtua siswa. (Jabar Ekspres)
Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi PKB, Maulana Yusuf Erwinsyah menyoroti isu tentang pengambilan ijazah yang diminta Disdik Jabar untuk segera diserahkan oleh sekolah kepada orangtua siswa. (Jabar Ekspres)
0 Komentar

Perlu juga diperhatikan dari luputnya kebijakan pemerintah itu, yakni tidak adanya data yang akurat untuk membedakan, mana keluarga yang benar-benar tidak mampu dan mana yang sebenarnya mampu tetapi malas untuk membayar.

“Apakah kita mau menutup mata terhadap fakta ini? Apakah semua tunggakan murni karena ketidakmampuan ekonomi atau ada juga yang sekadar abai terhadap kewajibannya?,” ujarnya.

Maulana menyampaikan, bantuan dari pemerintah, meskipun ada, sering kali belum cukup untuk menutup semua kebutuhan operasional, terutama di sekolah-sekolah swasta.

Baca Juga:Pangkalan Gas Melon Mulai Kewalahan Layani Warga setelah Larangan Penjualan ke WarungTerkait Pengunduran Jadwal Pelantikan Kepala Daerah, DPR Panggil Mendagri

“Jika bukan dari iuran siswa, dari mana lagi mereka mendapatkannya? Maka, mari berhenti mengejar popularitas kebijakan. Saatnya kita berpikir jernih untuk masa depan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya. (Bas)

0 Komentar