JABAR EKSPRES – Puluhan pengacara dari Tim Hukum Jabar Istimewa mendesak Polda Jawa Barat untuk segera mengambil tindakan terhadap maraknya tambang ilegal di wilayahnya.
Perwakilan Tim Hukum Jabar Istimewa, Jutek Bongso, mengungkapkan bahwa jumlah tambang ilegal di Jawa Barat terus meningkat. Berdasarkan data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), hingga saat ini tercatat ada 176 tambang ilegal yang beroperasi.
“Saat ini di Jabar ada 176 tambang ilegal menurut data dari Dinas ESDM. Kami datang untuk beraudiensi dengan Polda Jabar mengenai hal ini yang sudah semakin meresahkan,” ungkap Jutek usai pertemuan di Mapolda Jabar, Jumat (31/1).
BACA JUGA: Bola Panas Penertiban Tambang Ilegal Ada di APH?
BACA JUGA: Bupati Bandung Izinkan Legalisasi Tambang Emas Ilegal di Desa Cibodas, Ini Syaratnya!
Menurut Jutek, keberadaan tambang ilegal sangat merugikan, baik dari segi lingkungan maupun ekonomi. Dia menilai sangat ironis mengingat tambang-tambang ilegal ini sudah beroperasi selama puluhan tahun tanpa ada penindakan yang jelas.
“Kerugian yang ditimbulkan bisa mencapai triliunan rupiah. Ironisnya, tambang-tambang ilegal ini sudah lama beroperasi, namun dibiarkan begitu saja,” jelasnya.
Dengan audiensi ini, Jutek berharap pihak kepolisian, khususnya Polda Jawa Barat, segera mengambil langkah penindakan yang lebih tegas terhadap tambang-tambang ilegal yang masih beroperasi.
“Kami telah memberikan kajian hukum atau legal opinion yang memperkuat permintaan kami kepada Polda Jabar untuk menindak tegas aktivitas ilegal ini. Kami akan mengawal proses ini secara serius,” tegasnya.
Sebelumnya, Dinas ESDM Jawa Barat juga telah menindaklanjuti laporan mengenai tambang ilegal yang mengeksploitasi alam di wilayah tersebut. Kepala Dinas ESDM Jabar, Ai Saadiyah, menyebutkan bahwa pada 2024, pihaknya menindaklanjuti 176 titik tambang ilegal di berbagai daerah, antara lain di Sumedang, Subang, Bogor, Sukabumi, Bandung Barat, Garut, Tasikmalaya, dan beberapa daerah lainnya.
“Selama 2024, kami telah menindaklanjuti laporan tentang 176 titik tambang ilegal di berbagai kabupaten dan kota di Jawa Barat,” pungkasnya.