Wisata Bandung Selatan Masih Jadi Primadona di Libur Panjang, namun Spending Money Masih Rendah

Wisata Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres
Wisata Lembang Park & Zoo, Kabupaten Bandung Barat. Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bandung, Wawan A. Ridwan mengatakan selama libur panjang Isra Miraj dan Imlek, wisata di Bandung Selatan masih menjadi tujuan favorit bagi para wisatawan.

Tempat wisata di wilayah Pacira (Pasir Jambu, Ciwidey, Rancabali) seperti Kawah Putih, Kawah Rengganis dan Glamping masih menjadi favorit.

Sama halnya dengan Pangalengan seperti Nimo Highland yang menjadi tempat favorit lantaran suasananya yang masih sejuk.

Baca Juga:Warga Tionghoa di Cimahi Harapkan Kelenteng untuk Rayakan ImlekSaung Sule Hadir di Kabupaten Ciamis, Ini Keunggulannya!

“Ini wisata favorit tetap Bandung Selatan seperti Pacira dan Pangalengan. Karena memang di sana suasananya banyak diburu untuk kegiatan wisata alam,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/1/2025).

Selain itu, dalam liburan kali ini, Wawan menyebut adanya pergeseran wisatawan dari Ciwidey ke Pangalengan yang kini menjadi destinasi yang lebih diminati.

Menurutnya, pergeseran wisatawan ini lantaran di Pangalengan mulai tumbuh objek wisata baru dan alternatif jalan yang dianggap lebih lancar dibanding Ciwidey.

“Mungkin banyak objek wisata yang baru tumbuh di Pangalengan. Yang kedua, mungkin Ciwidey objek wisatanya yang lama ya, jadi orang cari pengalaman experiencenya itu ke Pangalengan. Dan Ciwidey itu, jalannya terlalu krodit, jadi cari alternatif ke daerah yang dianggap lebih lancar. Tapi sama Pangalengan juga macet sih,” ungkapnya.

Tak hanya itu, hotel dan penginapan di wilayah Kabupaten Bandung juga mengalami peningkatan di atas 80 persen. Wawan menyebut peningkatan ini lantaran banyak tempat wisata yang menyediakan tempat menginap dengan konsep tenda alam.

“Untuk hunian di atas 80% kemarin saya contoh sampel itu. Karena memang terbagi ya antara Bandung Barat. Kalau yang kebanyakan di Riverside. Di tenda-tenda Glamor Camping (Glamping). Iya, yang tenda-tenda alam terbuka gitu. Kalau hotel, tidak terlalu membludak, biasa masih standar,” tambahnya.

Selain itu, Wawan menambahkan, jika wisata di Bandung Selatan ini tidak hanya berdampak positif pada sektor wisata, akan tetapi juga pada perekonomian lokal.

0 Komentar