JABAR EKSPRES – Wakil Rakyat Dapil Kabupaten Subang Majalengka Sumedang (SMS) Zaini Shofari turut merespon terkait penutupan tambang ilegal di wilayahnya. Hal itu juga mempertimbangkan pelestarian lingkungan.
Pria yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Jabar itu mendukung langkah tegas yang dilakukan Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi. Yakni terkait aksinya saat sidak tambang ilegal di Jalan Cagak Kabupaten Subang beberapa hari lalu. “Tentu kami mendukung,” jelasnya, Selasa (21/1).
Pengelolaannya juga jangan sampai ada monopoli. Sehingga hasil dari tambang itu bisa benar-benar untuk kesejahteraan masyarakat banyak. Tidak justru untuk segelintir orang yang memonopoli atau menguasai.
Baca Juga:Viral di Medsos, Komplotan Pencuri Berhasil Diamankan Warga usai Terjebak di Jalan BuntuIni Janji DPRD Bandung Barat jika Gedung Barunya Rampung
Ai melanjutkan, tindak lanjut tersebut adalah dengan menerbitkan surat teguran kepada pelaku, termasuk langkah melaporkan aktivitas eksploitasi itu ke Aparat Penegak Hukum (APH). “Tambang tanpa izin adalah musuh bersama,” cetusnya.
Rinciannya, di Kabupaten Sumedang 31 titik, Subang 24 titik, Bogor 23 titik, Sukabumi 20 titik, Bandung Barat 13 titik, Garut 12 titik, Tasikmalaya 12 titik, Pangandaran 9 titik, Purwakarta 8 titik. Kemudian Kota Tasikmalaya 6 titik, Kabupaten Bandung 5 titik, Bekasi 4 titik, Majalengka 4 titik, Ciamis 2 titik, Cirebon 2 titik dan Kuningan 1 titik.(son)
