Terobosan Baru, Perumda Pasar Tohaga Ajak Pedagang Jualan Online

Direktur Umum Perumda Tohaga Haris Setiawan saat melakukan live tiktok bersama pedagang di Pasar Ciluar, Jumat 17 Januari 2024. Foto : Sandika /jabarekspres.com
Direktur Umum Perumda Tohaga Haris Setiawan saat melakukan live tiktok bersama pedagang di Pasar Ciluar, Jumat 17 Januari 2024. Foto : Sandika /jabarekspres.com
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perumda Pasar Tohaga Kabupaten Bogor mengajak para pedagang beradaptasi untuk menjual dagangnya melalui platfrom media sosial.

Upaya ini bertujuan untuk membantu pedagang menghadapi tantangan dari semakin berkembangnya pasar online yang membuat omezet mereka menurun.

Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, mengatakan, untuk mengatasi hal itu, pedagang tidak perlu hanya mengandalkan cara tradisional, tetapi perlu juga beradaptasi dengan teknologi.

Baca Juga:Target PAD Retribusi Pasar Cimahi 2025 Tak Naik, Begini PenjelasannyaShin Tae-yong Tak Ambil Pusing Soal Pemecatan dari Timnas Indonesia: Saya Pulang dengan Senyuman!

“Jika merasa tergerus oleh pasar online, maka kita harus menjadi bagian dari pasar online itu sendiri,” ujarnya saat ditemui di Pasar Ciluar, Jumat (17/1).

Haris menekankan pentingnya pendekatan hybrid, yaitu dengan memiliki kedua kanal baik offline maupun online.

“Belum tentu toko online lebih dipercaya daripada toko offline. Banyak orang yang lebih percaya belanja di toko yang punya fisik, karena mereka merasa lebih aman dan terpercaya,” tambahnya.

Kata dia, pendekatan Hybrid ini sudah diterapkan di Pasar Ciluar, dan mendapat respons positif dari para pedagang.

Tak hanya itu, Perumda Pasar Tohaga saat ini tengah berfokus pada edukasi dan pendampingan kepada pedagang agar dapat berjualan melalui platfrom digital.

Lebih lanjut, Haris berharap para pedagang akan lebih mandiri dalam menggunakan platform digital untuk menjual produk mereka.

Bahkan, seluruh pasar di bawah naungan Tohaga, termasuk Pasar Cariu, akan dijadwalkan untuk program live streaming.

Baca Juga:Kejar-kejaran dengan Mobil Pajero, Polisi Amankan 21 Kg Sabu dan 20 Ribu Butir Ekstasi di BogorGelontorkan Rp11 Miliar, Pemkab Bandung Barat Janji Bakal Perbaiki Jalan Kebon Kalapa

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan kepada pedagang, dan suatu saat nanti pasar-pasar Tohaga akan ramai dengan aktivitas live marketing,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu pedagang sandang, Hj. Mansyur merasa terharu ketika penjualannya meningkat pesat usai melakukan penjualan online.

“Alhamdullah dengan jualan online ada aja yang belinya. Awalnya gabisa tapi dari pihak pasar ngajarin cara berjalannya,” pungkasnya.

0 Komentar