Pelaksanaan Program MBG Tahap Dua di Kota Bandung Alami Progres Signifikan

Siswa Sekolah Dasar (SD) menyantap makanan bergizi gratis di SD Negeri 272 Sukasari,Kota Bandung, Senin (13/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Siswa Sekolah Dasar (SD) menyantap makanan bergizi gratis di SD Negeri 272 Sukasari,Kota Bandung, Senin (13/1). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung mengklaim pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahap dua di Kota Kembang mengalami progres signifikan.

Plt Kepala Disdik Kota Bandung, Tantan Santana mengungkapkan, kali ini total 26 sekolah di 5 Kecamatan jadi penerima manfaat program MBG tersebut. Bahkan, jumlah siswanya alami peningkatan dua kali lipat dari pelaksaan tahap 1 yang telah terlaksana pada Senin lalu.

Adapun kelima Kecamatan tersebut yakni Arcamanik, Coblong, Antapani, Andir dan Batununggal.

Baca Juga:Miliki Hak Ajukan Praperadilan, Hasto Kristiyanto Kirim Surat ke Pimpinan KPKAkui Suka Permainan Marselino, Kluivert Bakal Pantau Pemain Lokal di Liga 1

“Tahap pertama cuma 6.946, tahap 2 14.325, total tahap 1 dan 2 ada 7 kecamatan 31 sekolah plus TK ada 21.271 siswa, alhamdulilah mudah-mudahan terus berkembang,” kata Tantan, Senin (13/1).

Dengan keseluruhan jumlah tersebut, kata dia, pelaksanaan program MBG di Kota Bandung terus mengalami progres guna terealisasi sebanyak 30 persen di tahun 2025.

“Setelah lebaran ada satu lagi yaitu kecamatan Lengkong mudah-mudahan ini bisa terealisasi target tahun ini 30% semua siswa bisa MBG,” ujarnya.

“Mudah-mudahan 2025 bisa tercover semua secara bertahap, hari ini baru 21.271 untuk 31 sekolah. Kalau targetnya 30 persen, berarti 60.000an lebih,” tambahnya.

Disinggung soal evaluasi tahap 1, diakui Tantan, penjalanan program MBG berjalan baik. Hal itu dibuktikan dengan antusiasme siswa yang tidak sama sekali menyisakan makanan yang diberikan oleh pihak SPPG.

Maka dari itu, dirinya berharap, selama 5 tahun kedepan Kota Bandung bisa mencapai target realisasi 100 persen pelaksaan program MBG, yang benar-benar dirasakan oleh seluruh sekolah maupun siswa di Kota Kembang.

“Selama seminggu tanggal 6 – 11 abis tidak tersisa, enak atau baru pertama MBG yang jelas meringankan beban orang tua, yang kedua juga menjamin gizi dan sanitasi haigen nya bahwa itu memenuhi syarat standar kesehatan,” ucapnya.

Baca Juga:Gruduk Kantor DPRD Jabar, Ratusan Guru Honorer Minta Kejelasan Nasib!Kluivert Tegaskan Tak Ada Kesempatan Tampil di Timnas Indonesia Bagi Pemain Kurang Menit Bermain di Klub

“Mudah-mudahan terus berkembang dan sentuh 100 persen. Informasinya, selama 5 tahun, tiap tahunnya akan dilakukan evaluasi,” harapnya.

Guna terealisasi 100 persen, Pemkot Bandung menganggarkan Rp 29 miliar guna pengantisipasian program MBG tersebut. (Dam)

0 Komentar