Puluhan UMKM di Ciamis Diduga Jadi Korban Penipuan Iuran Program Makan Bergizi Gratis

Seorang peternak bebek yang mengalami penipuan progam makan bergizi gratis di Ciamis. (Foto/Cecep Herdi)
Seorang peternak bebek yang mengalami penipuan progam makan bergizi gratis di Ciamis. (Foto/Cecep Herdi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Puluhan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) di Ciamis, Jawa Barat, diduga menjadi korban penipuan terkait iuran administrasi program makan bergizi gratis.

Iuran yang dipungut mencapai 11 juta rupiah per anggota ini dikoordinasikan oleh sebuah paguyuban bernama Jakwir. Kodim 0613 Ciamis menegaskan bahwa hal ini adalah penipuan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan.

Dalam wawancara yang melibatkan berbagai pelaku UMKM, terungkap bahwa banyak pengusaha katering, petani, dan peternak di Ciamis yang telah dipungut iuran sebesar 11 juta rupiah per anggota oleh paguyuban Jakwir. Paguyuban ini diduga terafiliasi dengan ASKINDO, organisasi pengusaha konstruksi di Ciamis, dan telah memiliki lebih dari 60 anggota. Dalam proses perekrutan, koordinator paguyuban Jakwir menawarkan iming-iming kepada anggotanya untuk bergabung, dengan janji akan mendapatkan kuota program makanan bergizi gratis.

Baca Juga:Divonis 10 Tahun Penjara, Seorang Kakek di Bandung Terbukti Bersalah Usai Lakukan Pelecehan Seksual pada Cucunya SendiriKebakaran Hebat Menyambar Kawasan Elit Los Angeles, Inilah Fakta-Fakta Dibalik Bencana Besar Itu!

Asop menambahkan, modalnya sudah habis di angka 25 juta, dan royalti sudah total 11 juta.

“Kurang tahu sih 5 juta royalti, 3,5 juta untuk label halal. Yang sisanya, katanya sih akan terealisasi dengan program makanan gratis itu, yang merupakan salah satu program unggulan Pak Prabowo saat kampanye,” katanya.

0 Komentar