Dalam unggahannya tersebut, mereka menyebutkan oknum polisi Indonesia menangkap dan melakukan tes urine mendadak terhadap 400 penonton dari Malaysia.
“Oknum polisi juga diduga memeras uang mereka yang jumlahnya berkisar 9 juta RM atau setara Rp32 miliar. Bahkan, ada klaim bahwa para penonton terpaksa membayar meski tes urine narkoba mereka negative,” tulis akun tersebut.
