H+2 Natal, 37 Ribu Lebih Kendaraan Masuk Kota Bandung Lewat Gerbang Tol Pasteur!

Sejumlah kendaraan melintas menuju pintu keluar Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (28/12). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
Sejumlah kendaraan melintas menuju pintu keluar Tol Pasteur, Kota Bandung, Sabtu (28/12). Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat ada peningkatan volume kendaraan yang masuk ke wilayah Kota Bandung melalui Gerbang Tol (GT) Pasteur.

Berdasarkan catatannya, Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad, Panji Satriya mengatakan, hingga tanggal 27 Desember 2024 atau H+2 pasca perayaan Natal peningkatan volume kendaraan di GT Pasteur menuju Kota Bandung mencapai 37.593.

“Ini meningkat 34.79 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 27.891 kendaraan,” ujarnya, Sabtu (28/12).

Baca Juga:H+2 Natal: Bandung Jadi Titik Padat Arus Balik di Tol PadaleunyiKAI Berangkatkan 1,8 Juta Penumpang di Momen Libur Nataru, Relasi Favorit Jakarta-Yogyakarta

Tak hanya yang memasuki wilayah Kota Bandung, Panji menyebut peningkatan volume kendaraan juga terjadi pada kendaraan yang keluar melalui GT Pasteur.

Ia mengaku, hingga tanggal 27 kemarin, kendaraan yang keluar Kota Bandung mengalami peningkatan sebesar 0, 86 persen.

“Volume lalu lintas transaksi GT Pasteur  meninggalkan Kota Bandung tercatat 31.901 atau meningkat 0.86 persen dari lalu lintas normal sebanyak 31.628 kendaraan,” ungkapnya.

Panji menuturkan, pihaknya akan terus berupaya memberikan pelayanan secara maksimal kepada pengendara selama momentum libur panjang Nataru ini berlangsung.

“Khusunya pada masa puncak libur Nataru nanti, kami akan terus berkomitmen mempersiapkan layanan yang prima baik dari sisi operasi, transaksi, dan layanan preservasi,” imbuhnya.

Sebelumnya, sebanyak 56 persen atau 28 juta masyarakat Jawa Barat (Jabar), diprediksi akan melakukan pergerakan di libur Nataru kali ini.

Kepala Bidang (Kabid) Lalu lintas Jalan Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Agus Pribadi mengatakan dari jumlah tersebut, sebagian besar masyarakat bergerak hanya bertujuan untuk berwisata.

Baca Juga:Cerita Ojol di Bogor Melihat Langsung Dibakarnya Kantor Redaksi Harian PakarPelayanan Loket Tagihan Air Kembali Dibuka Pasca Cuti Bersama

“Tetap tujuan wisata paling besar, bahkan lebih besar dari tingkat nasional, ini ada 70 persen lebih masyarakat di Jawa Barat (Jabar) diprediksi akan melakukan perjalanan dengan tujuan wisata, sementara sisanya baru tujuan mudik (pulang kampung),” ujarnya belum lama ini.(San)

0 Komentar