Ia juga menegaskan bahwa tindakan penyebaran video palsu adalah pelanggaran hukum yang bisa membawa konsekuensi serius bagi pelakunya.
Kasus yang menimpa Zqya menjadi pengingat penting tentang bahayanya penyalahgunaan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, yang kini semakin mudah digunakan untuk tindakan tidak bertanggung jawab. Masyarakat diimbau untuk lebih cerdas dalam menyaring informasi di era digital dan berhenti menyebarkan konten yang dapat merugikan pihak lain.
Semoga kasus ini dapat diselesaikan dengan adil, dan Zqya bisa kembali fokus pada karya-karyanya sebagai kreator konten yang inspiratif.
