Diduga Kena Blokir Komdigi, Aplikasi Kantar Work Akhirnya Ganti Website Baru

Aplikasi Kantar Work yang diduga diblokir Komdigi.
Aplikasi Kantar Work yang diduga diblokir Komdigi.
0 Komentar

JABAR EKSRPES – Aplikasi investasi penghasil uang Kantar Work diduga telah diblokir oleh Kementrian Komunikasi dan Digital Republik Indinesia, sehingga beberapa hari lalu sudah tidak bisa diakses lagi.

Memang tidak ada pengumuman resmi dari Komdigi terkait pemblokiran website Kantar Work, namun jika dilihat gejalanya yang tiba-tiba menghilang tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak aplikasi, bisa jadi hal ini juga tanpa sepengetahuan dari mereka.

Link aplikasi yang biasa di bagikan oleh anggotanya untuk pendafataran anggota baru tersebut, sama sekali tidak bisa diakses lagi.

Baca Juga:Modal Nomer WA, Satu Jam Dibayar Rp200.000 dari Aplikasi Penghasil Uang Tercepat 2024 iniJOYDAY dan River World Pancuran Mas: Sinergi Meningkatkan Wisata Lokal dan Akses Es Krim Berkualitas

Hal ini sempat membuat anggotanya mengalami kepanikan, karena masih banyak uang yang tersimpan dalam aplikasi investasi tersebut.

Mereka mengaku baru saja melakukan deposit untuk pembelian produk baru, dan belum sempat menarik keuntungan dari aplikasi ini.

Bahkan banyak juga yang menyangka aplikasi ini sudah mengalami scam seperti aplikasi lain yang terbukti sebagai penipuan investasi bodong.

Pasalnya beberapa bulan terakhir sangat banyak aplikasi investasi yang mengalami scam dan menghilang membawa kabur uang anggotanya.

Ditengah kepanikan anggotanya yang menyerang admin dan leadernya di berbagai grup obrolan baik di Telegram maupun WhatsApp, akhirnya pada Senin, 9 Desember lalu, aplikasi ini memberikan link baru untuk website aplikasinya.

Jika yang lama nama websitenya Kantarwork.com, kini yang baru nama websitenya menjadi Kantar job.

Bukan hanya websitenya yang baru, bahkan nama aplikasi ini juga berubah dari Kantar Work kini menjadi Kantar Group.

Baca Juga:Meriahkan Pergantian Tahun, Kampung Sumber Alam Resort ”Goda” Wisatawan dengan Mulih Ka LemburHebatnya Bawang Putih untuk Kesehatan Jantung, Harus Dicoba

Dari unggahan para anggota grupnya di media sosial, diketahui bahwa investasi ini sudah merambah hingga ke daerah-daerah, bahkan banyak yang membuka kantor cabang baru.

Hal ini menjadi lebih membahayakan, karena semakin banyak masyarakat yang akan terjerat pada aplikasi ponzi yang bisa berujung pada penipuan investasi.

Melihat kondisi aplikasi ini yang sudah mulai berganti website, besar kemungkinan aplikasi ini tidak akan bisa bertahan lama. Apalagi jika benar sudah di blokir oleh Komdigi, maka aplikasi ini sudah ada dalam pantauan Komdigi.

0 Komentar