JABAR EKSPRES – Kasus kekerasan terhadap perempuan di Jawa Barat terus terjadi. Sepanjang tahun 2024 Komnas Perempuan mencatat, 51.886 kasus Femisida terjadi di Jawa Barat. Ini merupakan angka tertinggi di Indonesia.
Hal itu disampaikan Komisioner Komnas Perempuan, Veryanto di Bogor, Senin (9/12/2024). Ia menuturkan, di Bogor sendiri, tercatat 137 kasus selama 2024.
“Data pengaduan pada 2024 di Kota Bogor mencapai 37 kasus, dan Kabupaten Bogor mencapai 95 kasus,” ujarnya, Senin.
Baca Juga:Personel Polresta Bogor Bawa Pulang Emas di Ajang Open Police Taekwondo Championship VietnamAnggota Komisi V DPRD Jabar Zaini Dorong Program JFLS Bisa Berlanjut
“Femisida gak bisa dianggap sebagai pembunuhan terhadap perempuan suatu hal yang biasa, ini jelas berbeda, kami mendorong agar penegak hukum menegakkan hukum ini terkait femisida,” kata dia.
Untuk itu, ia berharap aparat penegak hukum dapat menindak tegas dan tidak membiarkan kasus tersebut. Agar menimbulkan efek jera bagi para pelaku Femisida.
“Jika kasus-kasus ini dianggap remeh, maka tidak akan ada efek jera bagi pelaku dan ini justru akan meningkatkan risiko terjadinya kekerasan lebih lanjut,” tutupnya.
