Di antaranya yakni, suhu muka laut di sebagian perairan Indonesia masih relatif hangat. MJO diprakirakan aktif di kuadran 4 (maritime continent) hingga pertengahan pekan, Dipole Mode Negatif masih berlangsung konsisten, Gelombang atmosfer tipe low frekuensi dan Kelvin aktif di sebagian wilayah Jawa Barat, sistem sirkulasi siklonik diprakirakan masih berpotensi di Samudra Hindia bagian barat hingga barat daya Indonesia serta di wilayah lain di Indonesia bagian barat dan tengah yang berpotensi mengakibatkan terbentuknya belokan angin serta pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa Barat.
Berdasarkan prakiraan perkembangan dinamika atmosfer pada skala global, regional dan lokal, serta model cuaca deterministik dan probabilistik, diprakirakan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Jawa Barat.
Potensi hujan sedang hingga lebat/sangat lebat disertai kilat/petir dan angin kencang yang dapat terjadi pada skala lokal dan durasi singkat terdapat di sebagian wilayah Kota Bogor pada tanggal 2 – 3 dan 5 – 7 Desember 2024 dan untuk sebagian wilayah Kabupaten Bogor pada tanggal 2 – 8 Desember 2024.
Baca Juga:DKPP Berhentikan Ketua KPU Jabar, Ini Penyebabnya!Kasus DBD di Jabar Terus Meningkat hingga Sentuh 55 Ribu Lebih, Dinkes Sebut Hal ini Penyebabnya!
“SE itu menindaklanjuti Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat perihal status siaga darurat bencana banjir, banjir bandang, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, serta Tanah Longsor, di Jawa Barat,” ungkap dia.
