Imbas Guyuran Hujan Selama Sepekan di Bogor Raya, Ini Penjelasan BMKG

Ilustrasi: Prakiraan curah hujan di wilayah Jabar. (Yudha Prananda / Dok. BMKG)
Ilustrasi: Prakiraan curah hujan di wilayah Jabar. (Yudha Prananda / Dok. BMKG)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Stasiun Klimatologi Jawa Barat (BMKG Satklim Jabar) memberikan update terkait analisis prakiraan cuaca di wilayah Jabar khususnya Bogor Raya.

Diketahui sepekan terakhir wilayah Bogor Raya dilanda hujan lebat disertai angin kencang di sejumlah wilayahnya.

Melihat kondisi seperti itu, berdasarkan rilis dari BMKG Satklim Jabar mengenai Analisis Cuaca Satu Minggu Terakhir sejak 24 -30 November 2024, kondisi angin kencang serta prakiraan cuaca sepekan ke depan terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap peningkatan suplai massa uap air yang mendukung pembentukan awan konvektif dan terjadinya hujan di sebagian wilayah Jawa Barat termasuk Kota Bogor.

Baca Juga:DKPP Berhentikan Ketua KPU Jabar, Ini Penyebabnya!Kasus DBD di Jabar Terus Meningkat hingga Sentuh 55 Ribu Lebih, Dinkes Sebut Hal ini Penyebabnya!

Menurutnya, sistem tekanan rendah atau sirkulasi siklonik terpantau terbentuk di Selat Karimata dan sekitar wilayah Jawa Timur, sehingga mengakibatkan terbentuknya belokan angin (shearline ) area pertemuan angin di sekitar Jawa Barat, labilitas atmosfer secara umum berada pada kategori labil sedang hingga kuat.

“Berdasarkan monitoring cuaca khususnya parameter curah hujan dan juga kecepatan angin di wilayah Kota Bogor dan Kabupaten Bogor diketahui sepekan terakhir telah terjadi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat disertai kilat/petir dan angin kencang di sebagian wilayah Kabupaten dan Kota Bogor,” jelas Rakhmat.

0 Komentar