JABAR EKSPRES – Sebanyak 130 warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) positif human immunodeficiency virus acquired Immunodeficiency syndrome atau HIV/AIDS.
Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Bandung Barat, jumlah kasus HIV/AIDS tersebut tercatat dalam kurun waktu Januari hingga Agustus 2024.
Untuk menekan angka penambahan kasus, Dinkes Bandung Barat terus berupaya melakukan pengawasan terhadap populasi kunci.
Baca Juga:Ummi Wahyuni Diberhentikan, KPU Jabar Segera Tunjuk Plt KetuaPj Bupati Bandung Barat Minta ASN Layani Masyarakat dengan Sepenuh Hati
“Untuk menekan itu, kami mengadakan pemeriksaan HIV/AIDS gratis. Pemeriksaan mulai hari ini tersebar di 32 Puskesmas di Bandung Barat,” ujar Kepala Dinkes Bandung Barat, Ridwan Abdulah Putra saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2024).
Ia mengatakan, selain menekan kasus tersebut, pelayanan kesehatan gratis ini salah satu bagian dari memperingati hari AIDS sedunia dengan tema “Take the Rights Path” atau “Ambil Jalan yang Benar”.
“Di setiap puskesmas itu memberikan layanan gratis, jadi nanti yang positif dilakukan konseling sama petugas puskesmas dan disampaikan bahwa penyakit ini tidak bisa disembuhkan, tapi daya tubuh kita bisa bertahan dengan catatan selalu meminum obat ARV,” terangnya.
Ridwan mengimbau kepada siapapun yang terjangkit HIV agar mencari motivasi diri, supaya tidak menarik diri dari lingkungan.
Sebab, kata Ridwan, meski HIV merupakan salah satu penyakit yang sulit untuk disembuhkan. Namun HIV salah satu penyakit yang bisa dipertahankan dengan cara menjaga diri, melakukan konsultasi pada dokter dan rutin minum obat sesuai anjuran dokter.
“Kami juga imbau kepada masyarakat apabila di lingkungannya terdapat pasien yang terkena hiv jangan mendiskriminatif, karena kalau mendiskriminatif bisa membuat si pasien depresi, jadi bagaimana agar kita mendukung dan mensuport untuk kesembuhannya,” paparnya.
Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Bandung Barat, Ade Zakir mengapresiasi langkah yang diambil Dinkes Bandung Barat.
Baca Juga:Disnaker Cimahi Masih Tunggu Keputusan Penetapan Kenaikan Upah MinimumDilantik, Hanafi Resmi Gantikan Syarifah jadi Penjabat Sekda Kota Bogor
Ia menilai, penderita HIV/AIDS memiliki hak setara, yakni menerima layanan kesehatan yang prima dari seluruh pusat kesehatan yang tersebar di 16 Kecamatan di Bandung Barat.
“Peringatan hari AIDS sedunia yang jatuh pada 1 Desember ini mengharapkan terpenuhinya hak-hak bagi penyandang HIV/AIDS. Ham Penyandang HIV/AIDS seperti hak akan akses terhadap layanan kesehatan yang setara, inklusif dan berkualitas, hak terhadap akses informasi yang komprehensif.” jelasnya.
