JABAR EKSPRES – Pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Bandung Haru Suandharu – Dhani Wirianata mengaku menghormati hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei, terkait Pilkada Kota Bandung.
Hal ini disampaikan Haru dalam konferensi pers Rabu (27/11/2024) malam. “Kami hormati hasil quick count sebagai produk ilmiah.”
Berdasarkan hasil quick count lembaga survei Charta Politika yang telah masuk 99,99 persen data per hari ini, Kamis (28/11) pukul 9.35 WIB. Haru-Dhani menduduki posisi kedua dengan perolehan 36,82 persen suara.
Baca Juga:Ucapkan Terima Kasih, Ngatiyana-Adhitia Ajak Pendukung Jaga Hasil Suara hingga Tahapan AkhirLawan Kotak Kosong, Herdiat-Yana Raih 89,18 Persen Suara di Pilkada Ciamis
Dengan paslon nomor urut 03 Farhan-Erwin di posisi pertama dengan raihan suara sebanyak 44,31 persen. Sementara itu, dua pasangan calon lainnya berada jauh dibawah Haru-Dhani maupun Farhan-Erwin.
Kendati begitu, Haru meyakini bahwa di setiap gelaran pilkada akan ada hasil akhir. Dan ia siap untuk menghormati apapun hasilnya nanti. “Kami bukan tipe orang yang tidak sportif. Kami akan terima keputusan. Tapi kami tidak terima jika ada pelanggaran di hari tenang.”
Sementara itu, Dhani menambahkan bahwa real count dari KPU adalah hasil acuan pilkada yang nantinya akan disandingkan dengan data para saksi di TPS.
“Jika ada indikasi money politik kami akan merespon. Kami juga telah siap tim hukum,” pungkasnya.
