Banjir di Dayeuhkolot, Bupati Bandung Desak Pembangunan Polder Dipercepat

Banjir yang melanda Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 100 meter. Foto Istimewa
Banjir yang melanda Kampung Bojong Asih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, dengan ketinggian air mencapai 80 hingga 100 meter. Foto Istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengatakan hujan deras yang melanda sejak Kamis (21/11) membuat delapan Kecamatan di Kabupaten Bandung terendam.

Delapan kecamatan yang terkena dampak banjir, diantaranya Kecamatan Solokanjeruk, Banjaran hingga Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang yang rutin terendam banjir akibat meluapnya Sungai Citarum.

Oleh karenanya Dadang menambahkan 5 polder tersebut harus segera dibuatkan agar bisa menanggulangi banjir yang kerap terjadi di wilayah Dayeuhkolot ini.

Baca Juga:Masa Tenang Pilkada, Pj Wali Kota Bogor Titipkan Pesan IniTerkena Serangan Jantung, Sekda Ciamis Ceritakan Almarhum Yana D Putra Sebelum Dilarikan ke RS Borromeus Bandung

“Pemkab Bandung sudah memberikan bantuan makanan kepada warga yang saat ini kena dampak banjir. Dan tentu pada hari ini juga kita akan melakukan rapat koordinasi dengan BBWS Citarum membahas secara keseluruhan. Bukan hanya daerah Dayeuhkolot saja, tetapi beberapa lokasi yang terkena bencana banjir juga,” ujarnya.

Beberapa warga bahkan terpaksa menggunakan perahu untuk bisa beraktivitas dan mengakses titik pengungsian.

0 Komentar