JABAR EKSPRES – Pembalap tim Prima Pramac, Jorge Martin bertekad untuk menyegel gelar juara MotoGP dalam Sprint Race di Sirkuit Bercelona-Catalunya.
Sirkut tersebut menjadi seri penutup persaingan juara bagi dirinya dengan Francesco Bagnaia.
Martin mengaku untuk bisa kunci gelar juara di Sprint memang tidak mudah. Pasalnya, Catulya merupakan sirkuit yang bagus juga untuk Bagnaia, di mana pesaingnya itu menjadi pemenang pada edisi pertama.
Baca Juga:Dedi Mulyadi Optimis Perolehan Suara Tinggi di Cimahi, Tekankan Perlunya Pendekatan Secara UrbanWaspada Bencana Hidrometeorologi di Musim Penghujan, Langkah Mitigasi Diambil Diskar PB Kota Bandung
Martin berambisi ingin terus menyerang Bagnaia yang tengah memimpin balapan, namun akibat dari ambisinya itu ia hampir terjatuh pada lap 16, hingga kemudian diingatkan oleh timnya untuk tetap fokus mengamankan 20 poin.
‘’Saya pikir kami memberikan kepada orang-orang di rumah dan juga di sini sebuah pertunjukan yang bagus. Jorge sangat agresif tetapi kami memiliki pertarungan yang sangat bersih, kami tidak pernah bersentuhan,’’ ucap Bagnaia.
