JABAR EKSPRES – Belasan ton ikan mati mendadak di Keramba Jaring Apung (KJA) Waduk Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Fenomena kematian massal ikan itu diduga disebabkan upwelling dan cuaca ekstrem.
Akibatnya petani di KJA Waduk Saguling mengalami kerugian besar. Pasalnya ikan-ikan yang siap dipanen tersebut mendadak mati.
Menurut Zenal, tak hanya KJA miliknya saja yang mengalami kematian massal ikan. Tapi juga terjadi di sejumlah wilayah perairan Waduk Saguling. Mulai dari blok Ugrem, Bongas, Maroko, hingga Bunder.
Baca Juga:Anggota DPRD Jabar Zaini Shofari Ikut Apresiasi Pembentukan Satgas Judi Online oleh KapolriDukung Program Makan Bergizi Gratis, Pemkab Bogor Berhasil Tarik Dana CRS hingga Ratusan Juta
Mereka, lanjut dia, menjual ikan tersebut dengan harga di bawah pasaran dengan harapan bisa sedikit mengurangi ongkos produksi ternak.
“Dari pada rugi besar mending dijual dengan harga murah. Jadi kalau normal ikan mas Rp22-25 ribu per kilogram, kalau kondisi seperti ini bisa dijual Rp15-7 ribu,” jelas Zenal.
