Rencana Mobil Maung akan Jadi Kendaraan Dinas Kementerian hingga Kepala Daerah, Begini Respon Bey Machmudin

Dok. Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto. Sandi Nugraha.
Dok. Pj Gubernur Jabar, Bey Machmudin. Foto. Sandi Nugraha.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Mobil Maung buatan PT Pindad, rencananya akan dijadikan sebagai kendaraan dinas baik di tingkat kementerian maupun kepala daerah.

Presiden Prabowo Subianto, rencananya segera mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajaran Kementerian Kabinet Merah Putih hingga Kepala Daerah untuk menggunakan Mobil MV3 Garuda Limousine tersebut sebagai kendaraan dinas.

Menanggapi rencana ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) khusunya Provins Jawa Barat hingga kini masih menunggu instruksi tersebut secara resmi dari Presiden Prabowo.

Baca Juga:Imbas Siswa Dianiaya Guru, Komisi IV DPRD Kota Bogor Soroti Kinerja Pengawasan DisdikDKPP Bandung Barat Pastikan Stok Pupuk Subsidi Bagi Petani Aman Hingga Puncak Musim Tanam 2024

“Tentunya setiap instruksi presiden harus kita pedomani. Tapi ini kan masih dalam perencanaan,” ucapnya, Kamis (31/10).

Untuk diketahui, dalam rencana pengguanaan mobil maung sebagai kendaraan dinas kementrian dan kepala daerah tersebut, nantinya tidak akan bersifat sewa dan harua membeli.

Sehingga dengan hal ini, Bey mengaku Pemprov Jabar akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kementrian Keuangan (Kemenkeu) sebelum menindaklanjuti instruksi teresebut.

“Kami akan koordinasi juga dengan Kementerian Keuangan, karena ada prioritas juga,” ucapnya.

Di sisi lain, Bey menuturkan penggunaan mobil maung sebagai kendaraan dinas ini akan didukung sepenuhnya khususunya oleh Pemprov Jabar.

“Kami mendukung produk dalam negeri tapi harus disesuaikan dengan kemampuan anggaran kita, kita akan lihat bagaimana dengan plafon anggaran. Dan Kami tunggu arahan detailnya seperti apa,” pungkasnya.

Diketahui, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi mengatakan, pemerintah berkomitmen menggunakan mobil buatan dalam negeri sebagai kendaraan dinas.

Baca Juga:Review Jujur Anak Muda Kota Bogor Tentang Dokter Rayendra-Eka MaulanaMampir ke Kampung Rastik, Haru Suandharu Ingin Dikembangkan dan Jadi Percontohan

Prasetyo menilai, hal ini dilajukan merupakan wujud semangat untuk mendukung produksi lokal. “Doain aja, doain biar Pindad bisa segera produksi kualitas yang baik,” ujarnya dikutip Jabar Ekspres.(San)

0 Komentar