JABAR EKSPRES – Dalam upaya penguatan komitmen penurunan ritase kiriman sampah ke TPA Sarimukti dari 172 menjadi 140 rit. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung tengah berkomitmen menerapkan “Tidak Dipilah Tidak Diangkut” mulai Senin (28/10) hari ini.
Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, A. Koswara menuturkan, hal tersebut bagian dari langkah pengurangan dan pengiriman sampah ke Sarimukti. Termasuk aktivasi pengelolan sampah terintegrasi dengan penguatan pengelolaan sampah pada sumbernya.
Dia menambahkan, apabila 383 KBS itu jadi role model dan dapat diikuti oleh 1596 RW di Kota Bandung, maka dengan asumsi pengurangan sampah total 70 persen dari 1.800 ton per hari.
Baca Juga:Dari 2.713 Mahasiswa Unjani Resmi Wisuda, 4 di antaranya Capai IPK TertinggiProgram Uji Coba Makanan Gizi Gratis Kembali Dilaksanakan di Kutawaringin, Disdik Kabupaten Bandung: Bantu Mengurangi Biaya Jajan Siswa
Hal tersebut untuk memastikan tagline itu dijalankan optimal. “Dengan semua yang kita lakukan, ini bisa menjadi sebuah langkah ke depan bagi Pemkot Bandung untuk merespon semua persoalan perkotaan,” pungkasnya
