Di Tokopedia, Dama Kara memanfaatkan Diskon Toko, Bebas Ongkir, dan fitur beriklan TopAds, untuk meningkatkan penjualan. Sedangkan di ShopTokopedia, Dama Kara rajin melakukan live shopping untuk meningkatkan penjualan serta followers Dama Kara. Tokopedia Fashion dan Beli Lokal adalah beberapa kampanye di Tokopedia dan ShopTokopedia yang diikuti Dama Kara. Berkat berpartisipasi dalam kampanye Tokopedia dan ShopTokopedia, omzet Dama Kara bisa mencapai puluhan juta per bulan. Penjualan pun bisa meningkat hingga 2 kali lipat.
- Batik Paduka
Jenama lokal yang fokus menyediakan produk sarung batik, Batik Paduka, didirikan oleh Ardi Sanjaya pada tahun 2018 yang saat itu masih duduk di bangku kuliah. Awalnya, Ardi memulai bisnis dengan menjadi reseller untuk menambah uang jajan. Seiring berjalannya waktu, Ardi yakin bahwa menjadi wirausaha adalah pilihan jalan hidup yang tepat untuknya karena bisa memberikan dampak positif lebih banyak kepada masyarakat yang lebih luas.
Ardi mengatakan, “Setelah lulus kuliah, saya memutuskan untuk membuat produk sendiri berupa sarung batik cap dan print bermotif kontemporer. Lewat produk ini, saya berharap bisa mengubah citra kuno sarung menjadi ‘new denim‘ yang dapat dipakai lebih sering oleh anak muda di berbagai acara. Batik Paduka kini fokus memasarkan produk secara online dan memiliki toko offline di Pekalongan, Jawa Tengah, serta mempekerjakan sekitar 70 karyawan yang 70% anak muda.”
Baca Juga:Berawal dari Kelola Tanah Carik, Kini Desa Pasirnanjung Sumedang Dorong Literasi Warga untuk Tingkatkan Ekonomi DigitalPengamat Sebut Paslon Dikdik-Bagja Ungguli Pasangan Lain di Debat Publik Perdana Pilkada Cimahi
Pada masa pandemi, Batik Paduka sempat mengalami penurunan penjualan bahkan harus merumahkan sejumlah karyawan. Untuk memperbaiki keadaan dan menjaga bisnis tetap berjalan, Batik Paduka mengadopsi platform digital seperti Tokopedia dan ShopTokopedia. Alhasil, Ardi bisa mempekerjakan kembali karyawan yang sebelumnya terpaksa dirumahkan. Di sisi lain, plagiarisme produk sarung motif tawon juga menjadi tantangan. Untuk mengatasinya, Batik Paduka memanfaatkan Pusat Perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (IP Protection Centre) ShopTokopedia, yang dapat membantu menangguhkan produk tiruan.
Dalam proses produksi, Batik Paduka memberdayakan perajin batik di sekitar Pekalongan, Jawa Tengah. Batik Paduka juga menggandeng masyarakat di sekitar pabrik dalam proses finishing produk seperti pengemasan. “Kami juga giat mengedukasi karyawan Batik Paduka untuk menjadi affiliate creator lewat gathering yang diadakan secara rutin agar mereka bisa memiliki penghasilan tambahan setelah jam kerja usai dengan menjadi affiliate creator profesional,” tambah Ardi.
