Ini Upaya Pemkot Cimahi Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

Ilustrasi stop kekerasan terhadap anak. Dok istockphoto
Ilustrasi stop kekerasan terhadap anak. Dok istockphoto
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi terus berupaya meminimalisir dan mencegah kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak. Hal ini dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kota Cimahi melalui pengkaderan jejaring perlindungan di tingkat kelurahan.

Menurut Kepala Dinas P3AP2KB, Fitriani Manan, pihaknya telah membentuk dan melatih kader melalui program Pelayanan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) dan Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (PKDRT).

Menurutnya, jika kasus masih bisa ditangani di tingkat lokal, kader akan mengambil langkah langsung. Namun, jika kasusnya lebih rumit, mereka wajib melaporkannya ke pihak dinas.

Baca Juga:Fachry Ali Akbar Bawa SMAN 8 Bandung Menang Dramatis Lewat Tembakan Gratis!Jonathan Julius dan Mimpi Bersama Tim Putra SMAK 1: Tahun Pertama yang Penuh Tantangan

“Jika situasi di luar kendali, mereka harus segera melapor kepada kami. Jika dibiarkan, ketidakcocokan atau pertengkaran bisa memicu kekerasan fatal, seperti pembunuhan yang belakangan sering kita dengar,” tegasnya.

“Jika sudah ada korban, mereka akan dirujuk ke P2TP2A. Namun, jika baru ada ketidaksesuaian atau potensi masalah, mereka akan diarahkan ke Puspaga untuk mendapatkan konseling lebih lanjut,” jelas Fitriani.

Penguatan jejaring ini diharapkan mampu menekan angka kekerasan dan memberikan perlindungan optimal bagi perempuan dan anak di Cimahi.

0 Komentar