Yudi mengungkapkan, pembangunan tol dalam kota dinilai malah bakal menambah semwarut lalu lintas Kota Bandung. Hal ini berkenaan dengan beban lalu lintas yang akan semakin bertambah berkenaan dengan pertumbuhan jumlah kendaraan yang semakin meningkat.
“Ini kan secara langsung akan merangsang pikiran masyarakat. Dengan hadirnya tol dalam kota bakal berpengaruh terhadap pertambahan jumlah kendaraan. Pengambilan keputusan ini krusial menurut saya,” ucapnya.
“Apabila tol dalam kota gak menjawab sama sekali soal kemacetan, langkah apa nantinya yang bakal diambil, sedangkan lalu lintas semakin deadlock. Membangun flyover baru? Hanya menambah dosa dan beban ekologis semakin bertambah plus plus potensi bencana semakin meningkat, karena sebetulnya secara morfologi bandung itu gak boleh dibangun proyek-proyek seperti ini,” bebernya.
Baca Juga:Disparbud Bandung Barat Optimalkan Pengembangan Wisata Daerah Melalui PokdarwisDokter Rayendra-Eka Maulana Didukung Anak Abah di Pilkada Kota Bogor
Menurutnya, perlu pertimbangan khusus dalam pengambilan keputusan terkait pembangunan tol dalam kota ini. Menurutnya, dalam berbagai kasus pembangunan tol dalam kota, langkah ini direspon sebagai sebuah kesalahan perencanaan kota.
Hal tersebut yang kemudian membuat banyak kota-kota besar di dunia yang mulai merobohkan proyek tol-tol dalam kotanya. (Dam)
