Pihak Pengembang Mandalika Residence Cimahi Mengulur-ulur Waktu untuk Bertanggung Jawab!

Pasca ambruknya tembok penahan tanah (TPT) pada proyek Perumahan Mandalika Residence Cimahi, pengembangan menyatakan akan bertanggung jawab.
Pasca ambruknya tembok penahan tanah (TPT) pada proyek Perumahan Mandalika Residence Cimahi, pengembangan menyatakan akan bertanggung jawab.
0 Komentar

JABAREKSPRES  – Pasca ambruknya tembok penahan tanah (TPT) pada proyek Perumahan Mandalika Residence Cimahi, pengembangan perumahan menyatakan akan bertanggung jawab. Hal itu terungkap dalam rapat bersama DPRD Kota Cimahi.

Akan tetapi dalam pertemuan bersama dewan tersebut, pihak pengembang terkesan mengulur-ngulur waktu untuk memberikan tanggung jawab relokasi secara penuh atas dampak longsor yang terjadi.

Perwakilan pengembang Mandalika Residence Cimahi, Ruben mengatakan akan bertanggung jawab untuk membiayai pengobatan warga yang terluka akibat peristiwa longsor itu.

Baca Juga:Dewan Panggil Pengembang Perumahan Mandalika Residen Cimahi untuk Tanggung Jawab!Ahmad Heryawan Siap Turun Gunung menangkan Pasangan ASIH, Terapkan Strategi TSM!

Selain itu, pihak pengembang juga akan menyediakan tempat hunian sementara bagi warga terdampak sampai lokasi tersebut dinyatakan aman.

Pihaknya sudah memberikan tempat relokasi bagi warga yang terdampak longsor di apartemen The Edge dan rumah kontrakan di sekitar lokasi kejadian.

‘’Jadi kami berupaya bertanggung jawab dengan menyediakan hunian sementara hingga situasi benar-benar aman. Kami menginginkan adanya peristiwa ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Tembok Penahan Tanah PT proyek perumahan Mandalika Residence Cimahi mengalmi longsor. Kejadian itu menyebabkan dua pemukiman warga yang berada di komplek Perumahan Bukit Cibogo Living rusak parah.

Dinding belakang rumah tertimbun reruntuhan batu dari ketinggian 30 meter dengan kemiringan 40 derajat. Peristiwa ini juga menyebabkan tiga anak luka-luka dan 12 kepala keluarga (KK) terpaksa mengungsi.

Diketahui pihak pengembang Mandalika Residence Cimahi sedang mengembangkan komplek perumahan yang terletak di atas bukit.

Diduga karena aktivitas dan beban terlalu berat, tembok penahan tanah tidak kuat lagi menahan beban. Sehingga menyebabkan lonsor.

Baca Juga:Ahmad Heryawan Dikukuhkan jadi Ketua Tim Pemenangan, Relawan Siap Bergerak!Sering Malak! Preman Pasar Merdeka Bogor Dibekuk Polisi

Ruben beralasan, pihaknya sebelumnnya sudah merencanakan akan mempertebal tembok penahan tanah itu. Namun kejadian longsor sudah keburu terjadi.

“Kami sudah membuat rancangan konstruksi dan anggarannya, tapi longsor terjadi,” ujar Ruben.

Terkait aspirasi relokasi, pihak pengembang miminta waktu untuk memutuskan hal tersebut dalam dua minggu ke depan untuk rapat internal direksi sebelum memutuskan relokasi.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Cimahi Wahyu Widyatmoko menegaskan akan menelusuri ke dinas terkait perizinan komplek perumahan elit itu.

Selain itu, proses pembangunan komplek perumahan Mandalika Residence Cimahi untuk sementara dihentikan sesuai perintah dari Pj Wali Kota.

0 Komentar