Cegah Konflik, 165 Kades di Bandung Barat Diminta Netral Dalam Pilkada 2024

Ilustrasi Kades dan perangkat desa diminta netral dalam Pilkada Bandung Barat 2024. Dok Jabar Ekspres
Ilustrasi Kades dan perangkat desa diminta netral dalam Pilkada Bandung Barat 2024. Dok Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Netralitas kepala desa (kades), menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Bandung Barat (KBB) 2024 turut menjadi perhatian. Pasalnya, kampanye kandidat Pilbup kerap dilaksanakan di wilayah kantor desa.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Bandung Barat, Dudi Supriadi mengingatkan para kades untuk tetap netral dan tidak terlibat dalam politik praktis.

“Pentingnya sikap netral kepala desa dan perangkat desa dalam menghadapi pesta demokrasi ini. Selain itu mereka tidak boleh mendukung salah satu calon,” ujar Dudi saat dihubungi, Selasa (1/10/2024).

Baca Juga:Terkuak Alamat UIPM di Bekasi, Diduga Cuma Sewa Satu RuanganSoroti Tingginya Angka Perceraian dan Stunting, Pemkot Cimahi Perkuat Pendampingan Pra-Nikah

“Meskipun sudah ada aturan yang baru, tapi kami masih menunggu turunnya aturan itu untuk daerah. Jadi saya meminta para Kades agar menjaga kondusifitas di lingkungan desanya,” katanya.

Terkait dengan aktivitas para kandidat Pilbup di lingkungan kantor desa, Dudi menegaskan bakal berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Sebab, DPMD hanya akan menindaklanjuti jika ditemukan pelanggaran yang menyangkut netralitas kepala desa.

Ia menambahkan, apalagi dalam pesta demokrasi yang digelar lima tahunan itu, peserta pemilu kerap memanfaatkan seorang kepala desa dan perangkatnya. Sebab mereka memiliki kekuatan untuk memobilisasi massa.

Oleh karena itu, kepala desa harus bersikap netral agar pesta demokrasi tersebut dapat berjalan dengan lancar dan damai.

“Tahun 2024 merupakan tahun politik, tapi menjadi pegawai desa dan petugas itu sudah ada rambu-rambunya untuk netral,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar