PT MUJ Bakal Tingkatkan Usaha Pengelolaan Pembangkit Listri Mini Hidro

Direktur Utama PT MUJ Punjul Prabowo (tengah) saat tanda tangan kerja sama dengan PT JII, Jumat (13/9).
Direktur Utama PT MUJ Punjul Prabowo (tengah) saat tanda tangan kerja sama dengan PT JII, Jumat (13/9).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – PT Migas Utama Jabar (MUJ) berusaha bertahan di tengah kondisi ekonomi global yang belum stabil. Strateginya adalah dengan efisiensi perusahaan dan diversifikasi usaha.

Hal itu diungkapkan Direktur Utama PT MUJ Punjul Prabowo, Jumat (13/9) saat ditemui di Gedung Sate. Ia menguraikan, saat ini kondisi ekonomi global belum stabil termasuk harga minyak yang turun. Sebagai perusahaan yang mengelola migas tentu terdampak dan harus bisa beradaptasi dengan kondisi itu.

“Jadi dari segala lini usaha termasuk anak perusahaan kami buat seefisien mungkin,” cetusnya.

Baca Juga:Sidang Praperadilan Indra Surkana Kontroversi Sertifikat Hiasi PengadilanLS Vinus Rilis Elektabilitas 5 Paslon Cawalkot dan Wawalkot Bogor, Sendi Pepet Dedie, Rena Paling Buncit

Kapasitas terpasang PLTMH Cirompang sebesar 4×2 MW (8 MW). Itu memanfaatkan aliran Sungai Cirompang guna memproduksi listrik dan dijual kepada PLN Distribusi Jawa Barat (DJB) untuk melayani lebih dari 35.000 Kepala Keluarga. PLTMH Cirompang telah beroperasi sejak tanggal 17 April 2016.

0 Komentar