Sopir Angkot di Bandung Barat Keluhkan Penggunaan QR Code saat Beli BBM Subsidi, Ini Alasannya!

Aturan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pada 1 Oktober 2024 akan diberlakukan.oleh Kementerian ESDM.
Aturan pembatasan penggunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar pada 1 Oktober 2024 akan diberlakukan.oleh Kementerian ESDM.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pembelian bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite memakai QR Code mendapat protes dari para pengemudi angkutan umum di Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Mereka menilai kebijakan ini justru membuat repot. Apalagi sebagian dari meraka bingung karena tak semua memiliki ponsel pintar atau smartphone.

Salah satu sopir angkot di kawasan Padalarang, Bandung Barat, Enjah (29), mengatakan penggunaan QR Code ini akan lebih menyulitkan, belum lagi memakan waktu lama karena harus mendaftar terlebih dahulu untuk mendapatkan BBM subsidi.

Baca Juga:Perkuat Sinergitas APH, Kapolres Banjar Gelar Silaturahmi CJSTemuan Bawaslu, Berkas 4 Bacalon Pilkada Jabar Ada yang Tidak Valid

“Hp masih jadul, sementara isi bensin Pertalite harus daftar dulu pake QR Code. Bingung juga cara daftarnya gimana,” kata Enjah kepada wartawan, Rabu (11/9/2024).

Sebagai supir angkot, Enjah mengaku belum sepenuhnya mendapat informasi ataupun soaialisasi terkait mekanisme baru pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite memakai QR Code.

“Nggak ada sosialisasi apapun dari pihak manapun. Seharusnya ini bisa difasilitasi penuh oleh para pihak-pihak terkait, sehingga para pengendara bisa memiliki QR Code,” paparnya.

Hal senada juga dikatakan oleh Suntara Nugraha (27) warga Kecamatan Padalarang, mengatakan aturan baru Pertamina yang mewajibkan kendaraan roda empat beli Pertalite pakai QR Code dianggap rumit dan lambat.

“Sudah mendaftar di aplikasi MyPertamina tapi nggak terverifikasi, terpaksa jadi beli BBM non subsidi,” katanya.

“Ini cukup rumit dan merepotkan, belum lagi bikin antrean jadi panjang. Memakan waktu lama,” sambungnya.

Ia berpendapat jika proses pendaftaran saat ini saja sulit, bagaimana nanti kalau program tersebut sudah bergulir.

“Bagaimana mau berlaku nanti, kalau mau mendaftar saja sulit,” tandasnya.

Baca Juga:Intensitas Hujan Tinggi, Jalan Majalaya-Ciparay Terendam BanjirSorot Zonasi yang Diberlakukan Ojek Pangkalan, Dishub Kota Bandung: Tidak Ada di Regulasi

Sekedar diketahui, PT Pertamina Patra Niaga bakal memberlakukan kode QR di seluruh wilayah Indonesia secara bertahap. Penggunaan kode QR tersebut merupakan bagian dari pendataan program subsidi tepat.

Karena itu, bagi pemilik kendaraan roda empat yang ingin membeli BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar, perlu menggunakan kode QR atau barcode dari Pertamina.

0 Komentar