“Sebab di antara para petani, warga, dan penggarap, saya yang paling vokal memprotes PT BSS karena selama ini menelantarkan tanahnya dan tiba-tiba melakukan kegiatan cut and fill di lereng Gunung Salak tanpa melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta belum mengantongi perizinan lengkap dari Pemkab Bogor,”pungkasnya.
Tokoh Warga di Cijeruk Bogor Gugat Praperadilan Polres Bogor, Ini Sebabnya!
