JABAR EKSPRES – Badan Penanggulan Bencana Daerah Provinsi Jawa Barat (BPBD Jabar) mengaku saat ini tengah mewaspadai ancaman puncak musim kemarau tahun 2024.
Pasalnya dalam puncak musim kemarau tahun ini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala BPBD Jabar Anne Hermadianne Adnan menyebut bahwa diprediksi akan memicu berbagai fenomena atau dampak seperti kekeringan hingga kebakaran hutan dan lahan.
Ia menjelaskan, salah satu yang bisa dilakukan oleh masyarakat yakni dengan cara membuat penampungan air di sekitar pekarangan rumah.
Baca Juga:Komisi V Beri Catatan Penting Pendidikan di Jabar, Salah Satunya Soal Plt Kepala SekolahMaju di Pilgub Jabar, Pasangan Ahmad Syaikhu-Ilham Habibie Siap Lawan Calon yang Diusung KIM Plus
“Jadi masyarakat nanti bisa membuat penampungan air hujan di sekitar pekarangan rumah,” imbuhnya.
Menanggapi kejadian ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin mengaku pihaknya terus melakukan antisipasi terutama di lahan pangan.
“Memang sudah ada dampaknya, saya sudah minta ke kepala dinas tanaman pangan untuk memperhatikan betul karena saya dengar, banyak petani yang tidak melakukan panen sekarang,” ujarnya saat ditemui di Gedung Sate Bandung, Selasa (27/9) kemarin.(San).
