JABAR ESKPRES – Belakangan ini, aplikasi bernama Grapix AI tengah menjadi sorotan. Aplikasi ini banyak dipromosikan oleh beberapa pihak, terutama oleh para leader yang dikenal sering terlibat dalam skema Ponzi. Seperti aplikasi serupa yang telah lebih dulu terbukti sebagai penipuan, Grapix AI pun patut diwaspadai.
Berdasarkan informasi yang beredar di grup para member, situs Grapix AI sempat mengalami masalah, bahkan ada laporan bahwa situsnya sempat kosong (blank). Kemudian, disarankan untuk menggunakan link baru, yang menimbulkan kecurigaan bahwa aplikasi ini memang memiliki niat yang tidak baik.
Beberapa hari lalu, aplikasi Grapix AI juga dilaporkan mengalami gangguan dengan error 502, yang membuat para anggotanya panik. Hingga kini, belum ada kepastian apakah masalah tersebut sudah terselesaikan atau belum.
Baca Juga:Ujian Gamon yang Viral di TikTok, Cek Seberapa Sulitnya Anda Move On!Bocoran Spesifikasi PS5 Pro Segera Rilis dalam Waktu Dekat
Grapix AI menawarkan berbagai fitur yang terlihat menjanjikan, seperti mesin GPU Tesla A8 HDX dan event “Peti Harta Karun”. Namun, untuk mengikuti event tersebut, pengguna diwajibkan untuk mengajak orang lain bergabung. Hal ini jelas merupakan salah satu ciri khas dari skema Ponzi, yang selalu menuntut perekrutan member baru agar sistem tetap berjalan.
Selain itu, ada juga program “kontrak gaji mingguan” yang mengharuskan pengguna untuk mencantumkan nomor KTP. Hal ini sangat berisiko, karena nomor KTP bisa disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Grapix AI juga menawarkan tingkat keanggotaan VIP dari level 1 hingga 13, di mana semakin tinggi level VIP, semakin besar keuntungan yang dijanjikan. Namun, penghasilan ini sebenarnya didasarkan pada jumlah member yang berhasil diajak bergabung, bukan dari hasil investasi nyata. Ini adalah ciri khas dari skema Ponzi, di mana keuntungan member lama dibayar dari uang member baru.
