JABAR EKSPRES, BANDUNG – Sejumlah Fraksi DPRD Jabar mempertanyakan suntikan modal terhadap PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB). Hal itu diungkapkan dalam Rapat Paripurna Pandangan Umum Fraksi-Fraksi, Rabu (21/8).
Jubir Fraksi PDIP DPRD Jabar Arip Rachman mengungkapkan, ada sejumlah catatan fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2024 itu.
Pandangan yang senada terkait PT BIJB juga disampaikan Fraksi Partai Golkar. “Mohon penjelasan lebih mengenai proyeksi penyertaan modal bagi PT BIJB,” terang Jubir Fraksi Partai Golkar Cucu Sugyati.
Baca Juga:Tagar Kawal Putusan MK Trending di X, Warganet: Kawal Demokrasi!DPR Disebut akan Kembalikan Ambang Batas Pilkada: Putusan MK Harus Dituangkan ke PKPU!
Berdasarkan dokumen resmi Pemprov Jabar, terlihat realisasi pengeluaran pembiayaan daerah semester pertama 2024 ada realisasi penyertaan modal daerah sebesar Rp52 miliar.
Pengeluaran itu untuk mempertahankan keberlangsungan operasional dan menjaga aktivitas kebandarudaraan pada sarana dan prasarana di BIJB. Termasuk dalam memenuhi standar keselamatan, keamanan, pelayanan serta menjaga keberlangsungan BUMD melalui penyertaan modal daerah.
Berkaitan dengan itu, Komisaris PT BIJB Dedi Taufik mengakui bahwa suntikan modal itu memang cukup penting bagi PT BIJB. “Itu diperlukan untuk operasional BIJB,” terangnya saat ditemui di Gedung Sate beberapa hari lalu.(son)
