“Bahkan survei mengatakan, bahwa rakyat memilih calonnya 77 persen dia melihat media, salah satunya lembaga penyiaran. Jadi ini dunia yang sangat efektif sekali untuk menyampaikan informasi apapun termasuk untuk berbicara tentang politik,”jelasnya.
Meski demikian Ono pun berharap lembaga penyiaran bisa menjunjung independensi dan netralitasnya. Jangan sampai karena kepentingan segelintir kelompok atau elit, lembaga penyiaran menggadaikan segalanya.
“Netralitas dan Posisioningnya sebagai lembaga penyiaran. Jadi kalau yang satunya di kasih jatah yang lainnya juga sama,”katanya.
Baca Juga:Jurus Diskominfosantik Kalteng Cegah Hoaks Jelang Pilkada 2024Terdakwa Sidang Kasus Penipuan dan Penggelapan Ajukan Saksi Meringankan Sebelum Pemeriksaan Terdakwa
“Maka dari itu saking pentingnya lembaga penyiaran, lembaga penyiaran ini harus bisa menjaga netralitas dan independensinya guna melahirkan pemimpin berkualitas untuk Jawa barat,”tutupnya.
