Sejak militer Myanmar merebut kekuasaan pada tahun 2021, situasi kemanusiaan di wilayah ini semakin memburuk.
Komunitas Rohingya, yang telah lama menjadi korban diskriminasi dan penindasan, kini kembali terjebak dalam konflik yang mematikan.
Ribuan dari mereka masih terdampar di perbatasan, mencari cara untuk menyelamatkan diri dari ancaman yang terus mengintai.
Baca Juga:Spoiler One Piece Chapter 1123: Alasan Koby Ingin Hentikan Luffy Mendapatkan One PieceCara Cek IMEI di Kemenperin Mudah Lewat Online
Bob Rae, Duta Besar Kanada untuk PBB, mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas tragedi ini.
Hingga saat ini, situasi di lapangan tetap genting. Pengungsi Rohingya terus berusaha mencapai tempat yang lebih aman, meskipun mereka harus menghadapi risiko kematian di sepanjang perjalanan yang penuh dengan bahaya.
Keputusasaan dan ketakutan semakin mendalam di tengah konflik yang seakan tak memiliki akhir.
