JABAR EKSPRES – Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat yang berjumlah 100 orang melakukan pencarian balita bernama Fatin (5) yang terseret arus Sungai Tambuo di Jorong Pasa, Nagari atau Desa Batu Kambing, Kecamatan Ampek Nagari, Rabu (7/8/2024).
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Rabu (7/8/2024) mengatakan bahwa pencarian ini merupakan pencarian kedua, ia berharap korban segera ditemukan.
Untuk tim satu melakukan penyisirian dari jembatan ke lokasi kejadian dan tim dua melakukan penyisiran dengan rafting dari Lubuh Ngungun sampai ke bawah.
Baca Juga:Ekosistem Ultra Mikro BRI Jangkau 36,1 Juta Pelaku Usaha dengan Penyaluran Kredit Mencapai Rp622,3 TriliunWamentan: Sistem Pompanisasi Jadi Andalan Mengantisipasi Kekeringan di Lahan Pertanian saat Musim Kemarau
Kronologi kejadian, ichwan menjelaskan, satu keluarga di Padang Alai, Jorong Kampung Malayu, Nagari atau Desa Sitalang, Kecamatan Ampek Nagari terseret arus Sungai pada Selasa (6/8/2024) sekitar pukul 17.30 WIB dan satu orang korban belum ditemukan.
Akibatnya, ibu korban bernama Reni Andayani (32) dan Fatin terseret arus Sungai tersebut.
Reni berhasil ditemukan sekitar 20 meter dari jembatan dalam keadaan selamat. Sementara, ayah korban tidak terbawa hanyut.
