JABAR EKSPRES – Kinerja PT Bandarudara Internasional Jawa Barat (BIJB) masih belum memuaskan meski kini telah beroperasi penuh. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu belum juga mampu memberikan setoran dividen kepada Pemprov Jabar meski telah bangkit dari “mati suri”.
Sejak Oktober 2023 lalu, PT BIJB, BUMD yang mengelola Bandara di Kertajati itu ketiban berkah. Karena penerbangan komersil dari Bandara Husein Sastranegara Bandung dipindahkan ke bandara tersebut.
Kinerja PT BIJB tahun buku 2023 itu terlaporkan dalam pertemuan antara Komisi III DPRD dengan sejumlah mitra, Senin (15/7). Tercatat untuk tahun buku 2023 atau setoran dividen 2024, PT BIJB nihil setoran. Begitu juga untuk usulan dividen 2025, BUMD itu juga masih diusulkan untuk nihil setoran dividen.
Baca Juga:Fokus 8 Misi Utama, Ini RPJD Kota Bogor untuk 20 Tahun MendatangSebagai Upaya Peningkatan Sanitasi, Pemkot Cimahi Lakukan Kolaborasi dengan Para Stakeholder
Dedi menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk memperbaiki kinerja dari PT BIJB secara bertahap. Termasuk menuntaskan masalah beban utang. “Utang ya diberesin. Kami masuk kan memang dalam kondisi seperti itu. Makanya ini dipilah mana yang diperbaiki dulu. Sekarang bisa bertahan sudah bagus,” jelasnya.
Diketahui Dedi memang komisaris baru di PT BIJB. Ia mendapat penugasan dari Penjabat Gubernur mulai akhir Mei lalu.(son)
